Balap Motor: Mario SA Tak Gentar Bertarung di Kandang Macan
Reporter: Tempo.co
Editor: Wawan Priyanto
Selasa, 12 Desember 2017 16:10 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap belia ini memang selalu mengejutkan. Namanya Mario Suryo Aji dari Magetan, Jawa Timur. Usianya baru 13 tahun, tapi mentalnya jauh lebih dewasa dari perkiraan. Mario yang tergabung dalam Astra Honda Racing School ini memiliki tipikal petarung.Pembalap Astra Honda, Mario SA dan Adenanta Putra yang berlaga di Thailand Talent Cup. Sumber: facebook Astra Honda Racing

Terjun di balap motor Thailand Talent Cup di Sirkuit Buriram, Thailand, 2-3 Desember 2017, Mario sukses meraih double podium. Ia finish peringkat tiga di balapan pertama dan kedua di balapan kedua. Padahal, ia bertarung di kandang macan menghadapi 14 jagoan tuan rumah. "Saya akan terus memperbaiki skill agar di balapan yang akan datang hasilnya lebih baik lagi," kata Mario.

Baca: Adenanta Raih Podium Pertama Thailand Talent Cup 2017

Mario, bersama Mohammad Adenanta Putra, merupakan pembalap belia binaan Astra Honda Racing School yang dikirim untuk mengikuti 3 seri terakhir Thailand Talent Cup 2017. Pada debut balapan di lintasan sirkuit internasional tahun ini, dua bocah yang sama-sama berasal dari Magetan itu berhasil mencetak 5 podium di 3 seri Thailand Talent Cup 2017 yang dihelat sebanyak dua balapan setiap serinya di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Keduanya juga lolos untuk mengikuti balap motor yang lebih bergensi tahun depan, yakni Asia Talent Cup 2018.

Simak: Mario SA Meraih Podium Keempat di Ajang Balap Thailand Talent Cup

Mario mulai menekuni balap motor sejak usia dini. Saat berumur 5 tahun, Mario sudah bisa mengendarai sepeda motor mini berjenis motocross. Saat berumur 6 tahun, Mario yang kelahiran 16 Maret 2004 itu sudah mengikuti lomba motocross di Kediri, Jawa Timur. Mario Suryo Aji mempersembahkan podium keempat pada ajang Thailand Talent Cup bersama Adenanta di Chang International Circuit, Minggu 5 November 2017. Sumber: facebook Astra Honda Racing

Tahun 2012-2013, Mario sukses merebut gelar juara umum kejuaraan nasional motocross 50cc. Untuk mengasah skill, Mario sempat belajar di sebuah sekolah balap di Yogyakarta. "Tahun 2014, saya pindah ke road racing," kata Mario kepada Tempo, Jumat, 8 Desember 2017.

Mario yang saat ini tercatat sebagai siswa kelas 1 SMPN 3 Magetan, lalu malang melintang di balap Motoprix dan menjadi juara Honda Dream Cup 2016. Pembalap binaan Astra Honda Racing School Mario Suryo Aji (nomor 16) dan Adenanta Putra (nomor 15) siap turun di balap Honda Thailand Talent Cup 2017. Dok. AHM

Tahun 2016, Mario bergabung dengan Astra Honda Racing School, sekolah balap yang berada di bawah naungan Astra Honda Motor. Ia mengaku banyak menimba ilmu di Astra Honda Racing School. “Banyak pengalaman yang sudah diajarkan terutama naik motor sport dan kedisiplinan saat di dalam paddock maupun di luar paddock,” ujarnya.

Putra ketiga dari empat bersaudara pasangan Hartoto (53) dan Risworini (45) ini punya cita-cita tinggi di balap motor, kalau bisa menembus MotoGP. “Target tidak hanya balap di Asia, tetapi sampai ke level dunia,” harapnya.


BERITA TERKAIT