Tingkatkan Penjualan di Cina, Ford Jualan Mobil Online
Reporter: Terjemahan
Editor: Wawan Priyanto
Senin, 11 Desember 2017 21:06 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Produsen otomotif asal Amerika, Ford, dikabarkan mengalami penurunan penjualan 8 persen di Cina dari penjualan tahun lalu. Bahkan pada November Ford kembali mengalami penurunan 5 persen dari Oktober.

Pada Januari-November 2017, penjualan Ford di Cina 1,06 juta kendaraan, turun 6 persen dari penjualan pada periode yang sama tahun lalu.

Baca: Ford Duduki Ranking Teratas untuk Teknologi Mobil Swakemudi

Di bawah kepemimpinan chief executive officer yang baru, Jim Hackett, Ford mengusung strategi anyar untuk menaikkan angka penjualan di Cina. Salah satunya dengan meningkatkan produksi mobil listrik dan van komersial.

Ford berencana meluncurkan 15 kendaraan listrik di Cina pada 2025. Hal itu sejalan dengan rencana pemerintah Cina yang ingin mengurangi tingkat polusi dan pencemaran lingkungan di negaranya.

Simak: Strategi Ford Perkuat Pasar di Cina Lewat Alibaba Group

Untuk meningkatkan penjualan, seperti dikutip dari Reuters, Ford juga telah melakukan kerja sama berdurasi tiga tahun dengan raksasa e-commerce Cina, Alibaba Group Holding. Dalam kesepakatan kerja sama tersebut, Ford akan menjual produknya melalui platform online Tmall.

Sebelumnya, Ford juga telah bekerja sama dengan perusahaan kendaraan listrik asal Cina, Anhui Zotye Automobile, untuk meningkatkan produksi dan kualitas penjualan mobil listriknya.

Dengan berbagai upaya tersebut, Ford berharap penjualan produk perusahaan di Cina pada 2018 akan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

REUTERS | NAUFAL SHAFLY


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi