Begini Cara Ford Perangi Pelecehan Seksual
Reporter: Terjemahan
Editor: Wawan Priyanto
Sabtu, 23 Desember 2017 15:11 WIB

TEMPO.CO, ChicagoFord menampilkan video kampanye antipelecehan seksual di pabrik mereka di Amerika Serikat. Video yang di-posting pada Selasa, 19 Desember 2017, merupakan salah satu langkah yang dilakukan Ford terkait dengan pelecehan seksual di kantor mereka yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Pada hari yang sama, New York Times menerbitkan laporan investigasi mendalam tentang pelecehan seksual di pabrik Ford di Chicago.

Video yang diunggah Ford tersebut menampilkan Bruce Hettle, Kepala Bidang Manufaktur dan Ketenagakerjaan Ford, serta Jimmy Settles, Wakil Presiden Departemen UAW Ford.

Baca: Ford Relokasi Fasilitas Mobil Swakemudi dan Mobil Listrik

"Pelecehan dan diskriminasi melemahkan hal-hal yang kita perjuangkan, yaitu penyertaan, keragaman, dan saling menghormati. Kami berkomitmen untuk memastikan Anda tidak menjadi obyek pelecehan di tempat kerja Anda," kata Settles dalam video tersebut.

Pada Agustus, Equity Employment Opportunity Commission mencapai penyelesaian denda US$ 10 juta atau sekitar Rp 136 miliar dengan Ford, terkait dengan tuduhan pelecehan seksual dan rasis di pabrik Chicago. Tuntutan tersebut dilakukan oleh karyawan pabrik terhadap Ford melalui pengadilan.

Simak: Penjualan di Cina Jeblok, Ford Siapkan Strategi Khusus

Ford memberikan pernyataan bahwa pihaknya tidak mentoleransi pelecehan atau diskriminasi seksual, dan akan menyelidiki tuntutan secara menyeluruh.

Produsen mobil tersebut juga mengatakan mereka telah membekali karyawan dengan pelatihan antipelecehan, Ford juga membuka nomor telepon khusus bagi karyawan yang ingin mengadu terkait dengan pelanggaran seksual dan rasis di kantor Ford, nomor tersebut dapat dihubungi secara gratis.

Selain itu, Ford mengatakan telah mengambil beberapa langkah, dimulai dua tahun lalu, untuk mencegah perilaku yang tidak tepat pada pabrik Chicago-nya. Tindakan tersebut mencakup lebih dari 20 ribu jam pelatihan saling menghormati untuk semua karyawan.

"Kami mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperkuat komitmen Ford terhadap lingkungan kerja yang bebas dari pelecehan dan diskriminasi," kata perusahaan tersebut.

AUTONEWS | NAUFAL SHAFLY


 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi