Penjualan Mobil SUV 4x4 Adventure Makin Moncer
Reporter: Bisnis.com
Editor: Eko Ari Wibowo
Jumat, 27 September 2019 14:08 WIB
Mobil Jimny Tough Consept saat pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Kamis 18 Juli 2019. Suzuki Jimny generasi keempat yang menjadi basis Jimny Tough Concept merupakan model mini SUV berpenggerak 4x4. Model ini hanya diproduksi di pabrik Suzuki di Kosai, Shizuoka, Jepang. Tempo/Tony Hartawan

GOOTO.COM, Jakarta - Penjualan wholesales mobil SUV 4x4 menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari—Agustus total penjualan mobil SUV 4x4 mencapai 2.697 unit, naik 32,4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2018.

Sepanjang Juli-Agustus 2019, total penjualan mobil 4x4 mencapai 776 unit, meningkat 33,33 persen dari Juli—Agustus 2018 sebanyak 587 unit. Tren positif tersebut merupakan kelanjutan dari performa pada semester I/2019 di mana penjualan mobil 4x4 naik 32,03 persen dari semester I/2018.

Hanya saja produksi mobil 4x4 justru mengalami penurunan pada periode yang sama. Sepanjang Januari—Agustus produksi sebanyak 13.680 unit, menurun 9,01 persen dibandingkan periode yang sama pada 2018.

Excecutive GM PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan tren peningkatan penjualan mobil 4x4 didorong oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah karakteristik dan fiturnya yang dibutuhkan oleh pasar di Indonesia. “Kendaraan 4x4 memang dikembangkan sebagai kendaraan yang mampu melintasi geografis yang bervariasi, termasuk struktur jalanan yang kurang baik. Makanya tidak heran di Indonesia banyak yang menggunakan kendaraan 4x4 sebagai kendaraan off-road,” katanya kepada Bisnis, Kamis 26 September 2019.

Menurutnya, nilai fungsinya yang lebih fleksibel dinilai menjadi salah satu pendorong permintaan pasar tetap tinggi. Selain itu, menurutnya faktor tampilan dan desain mobil SUV 4x4 yang baik juga mendorong kinerja penjualan. “Dari sisi tampilan, kendaraan 4x4 juga memiliki tampilan yang gagah, sehingga juga cocok untuk digunakan di dalam kota. Jadi tidak hanya garang di jalanan, tapi juga bisa dipakai beraktivitas di dalam kota,” katanya.

Sepanjang Januari—Agustus, total penjualan mobil 4x4 Toyota mencapai 734 unit, meningkat 13,27 persen dibandingkan penjualan pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 648 unit. Model Fortuner VRZ 2.7 dan Fortuner G 2.7 menjadi pendorong penjualan.

Direktur Administrasi TMMIN Bob Azam mengatakan bahwa jumlah produksi tersebut sangat berhubungan dengan tingkat permintaan pasar. Menurutnya, segmen ini memiliki karakteristik tersendiri sebagai kendaraan premium.

Sementara itu, Suzuki melalui model New Jimny yang mulai didistribusikan pada Juni mencatatkan penjualan sebanyak 395 unit pada tahun ini. Model ini sukses mengantarkan Suzuki menjadi penguasa pasar 4x4 dengan kapasitas mesin di bawa 1.500 cc. Direktur Marketing PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra mengatakan bahwa model Suzuki Jimny saat ini bukanlah produk volume maker. Menurutnya, mobil ini secara spesifik diluncurkan di Indonesia untuk memenuhi permintaan para pencinta model tersebut.

BISNIS

#Penjualan Mobil
#Toyota
#Suzuki

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi