Menaklukkan Evo X di Sentul
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 25 Agustus 2008 14:06 WIB
Test Drive Mitsubishi Lancer Evolution X di Sentul. Tempo/Raju Febrian
Mitsubishi Evo X

TEMPO Interaktif, Jakarta: Uhuuiiiii... akhirnya kesempatan menjajal Mitsubishi Lancer Evolution X kesampaian juga. PT Kramayudha Tiga Berlian (KTB), pemegang merek Mitsubishi di Indonesia, mengundang beberapa wartawan otomotif untuk melakukan test drive di Sentul International Circuit, 15 Agustus lalu.

Pada acara yang bertajuk "Experience Driving with Style" ini, KTB sebenarnya menyediakan enam model lineup mereka untuk dicoba. Ada Mitsubishi Strada Triton Exceed M/T dan A/T, Mitsubishi Grandis GLS dan GT, Mitsubishi Pajero, Mitsubishi Lancer EX 2,0GT, serta Mitsubishi Evolution X.

Tentu saja nama terakhir yang menjadi incaran tak cuma oleh Tempo, tapi juga yang lain. Maklum, inilah model yang menjadi bintang KTB saat ini.

Tampilan luar Evo Ten memang sudah bikin ngiler. Generasi keempat Lancer ini didesain maskulin, macho, dan benar-benar menunjukkan karakternya sebagai kendaraan yang mengandalkan kecepatan.

Tampang depannya, terutama moncong, mengingatkan Tempo pada ikan hiu, si predator laut. Begitu duduk di jok merek Recaro, Tempo merasa seperti pembalap beneran.

"Gimana? Mau nyoba transmisi model apa?" tantang Moreno Soeprapto, yang menjadi instruktur di samping Tempo.

"Model supersport aja. Terus paddle shift," jawab Tempo.

Sistem transmisi Evo menggunakan Twin Clutch Sportronic Shift Transmission (SST). Transmisi Atomated Manual yang memakai dua kopling menghasilkan tenaga efisien pada gearbox manual. Hasilnya, perpindahan transmisi lebih halus dan cepat. TC-SST punya tiga pilihan, yaitu normal, sport, dan supersport.

Begitu mesin dihidupkan, gerungan mesin langsung terdengar. "Santai aja dulu, rasakan benar-benar kekuatan mesinnya," kata putra pembalap Tinton Soeprapto itu.

Keluar dari paddock, Evo Ten Tempo jalankan pelan. Tapi, begitu masuk pinggir lintasan, nggak tahan lagi. Pedal gas langsung ditekan. Saat putaran mesin menunjuk angka 6.500 rpm, gigi dua langsung dipasang lewat knop paddleshift yang ada di lingkar kemudi.

Wuiih... Evo Ten melejit kencang, sejak rpm di angka 3.000 turbocharged langsung terasa membantu mobil melesat lebih kencang. Tak terasa jarum penunjuk di speedometer sudah menunjuk angka 180 kilometer per jam.

Evo dipasangi mesin baru 4B11 MIVEC Twin Scroll Turno Engine yang menghasilkan tenaga 295 PS di 6.500 rpm dan torsi mencapai 37,3 kgm di 3.500 rpm.

Nah, yang hebat, ketika mendekati tikungan, menurunkan persneling ke gigi bawah sama sekali nggak terasa entakan engine break. Padahal, dari kecepatan sekitar 180 km per jam tadi, gigi 5 langsung turun ke 3 atau 2 tapi tidak merasakan penurunan yang menghentak, benar-benar mulus.

Bodi rool juga tak ada. Ketika membelok di satu tikungan berbentuk S, Tempo sempat kurang dalam menginjak rem. Jika pada mobil lain seharusnya mobil melintir, tapi pantat mobil seharga Rp 875 juta ini nggak ngebuang sama sekali. Teknologi sensor yang ditempatkan di Evo Ten langsung menetralisasi arah kendaraan dengan sendirinya.

Teknologi yang sangat membantu meminimalisasi kecelakaan itu disebut Super All-Wheel Control (S-AWC). Teknologi S-AWC mencakup fitur Sport ABS (Sport Anti-lock Brake System), ASC (Active Stability Control), ACD (Active Center Differential), dan AYC (Active Yaw Control).

Atau kalimat mudahnya sistem ini membuat mobil bisa mengatur setiap gerak roda secara khusus dalam kondisi apa pun dengan menggunakan variasi torsi dan pengereman di setiap tikungan untuk membantu daya cengkeram dan mengurangi terjadinya understeer.

"Kalau nggak, pasti udah ke gravel kita," Moreno menjelaskan. Sayangnya, Moreno sudah menunjukkan jari ke arah paddock, yang menandakan sesi untuk Tempo selesai. Kurang memang, kaki masih gatal untuk menginjak pedal sedan sangar ini setidaknya satu putaran lagi.

Tapi okelah, tak banyak yang mendapat kesempatan menjajal Evo X di Sirkuit Sentul dan didampingi Moreno pula.... l

Raju Febrian

 
SPESIFIKASIPanjang: 4.510 mmLebar: 1.810 mmTinggi: 1.480 mmWheelbase: 2.650 mmMesin: 4B11 MIVEC with Intercooler Turbocharger Inline 4 Cylinder 16 Valve DOHCKapasitas: 1.998 ccTenaga: 265 PS @ 6.500 rpmTorsi: 37.3 kgm @ 3.500 rpmTransmisi: Twin Clutch SST (6 Speed)

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi