Shell Advance Mudik Aman bagi Pengendara Sepeda Motor
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 18 September 2008 23:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tahukah Anda jika 90 persen dari 236 kecelakaan lalu lintas saat mudik lebaran tahun 2007 lalu melibatkan pengendara sepeda motor? Berkaitan dengan hal itu PT Shell Indonesia menggelar program "Shell Advance Mudik Aman".

Pada program ini Shell menyediakan posko-posko yang memberikan tips berkendaraan aman, potongan harga untuk pembelian oli Advance, pemeriksaan kendaraan gratis dan kupon mudik. Program ini dilakukan dua tahap yaitu; program persiapan mudik pada 20-21 September 2008 dan saat mudik pada 24-30 September 2008.

Tanggal 20 September, Posko Shell Advance dibuka di Lapangan Bina Putera, Jl Beringin Raya - Tangerang. Tanggal 21 September Posko Shell Advance akan buka di halaman kantor Walikota Depok, Jl Margonda Raya - Depok. Dan khusus wilayah Jakarta, Posko Shell Advance juga akan memberikan pelayanan selama dua hari yaitu 20-21 September di Parkir Timur Senayan, Jakarta.

Pengendara sepeda motor yang mendatangi posko "Shell Advance Mudik Aman" dan membeli oli Advance akan mendapatkan kupon yang dapat digunakan di posko jalur mudik yaitu di Rumah Makan Delima, Cikampek Pamanukan (jalur utara) dan Rumah Makan Sri Rezeki, Cianjur (jalkur selatan). Para pengendara sepeda motor dapat menukarkan kuponnya untuk menikmati makanan & minuman gratis, cek tekanan darah, pijat refleksi dan juga berkesempatan mengikuti game berhadiah.

"Kami ingin berpartisipasi untuk turut mensukseskan keamanan di jalan selama masa mudik lebaran. Dalam program ini kami mensosialisasikan akan pentingnya berkendaraan aman dan sekaligus membantu mempersiapkan kondisi kendaraan hingga siap untuk digunakan mudik," kata Darwin Silalahi, Country Chairman dan President Director PT Shell Indonesia.

Departemen Perhubungan memperkirakan sebanyak 2.5 juta pemudik akan menggunakan sepeda motor pada mudik lebaran tahun ini. Naik dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 2 juta pemudik. Terus meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, kurangnya kesadaran perilaku tertib berlalu lintas pengendara dan kurangnya kepedulian terhadap kondisi kendaraan adalah pemicu terjadinya sejumlah kecelakaan lalu lintas. RJ 

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi