Kendaraan di Bawah Rp 200 Juta Paling Terpengaruh
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 10 Oktober 2008 18:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: General Motors (GM) menjadi salah satu pabrikan otomotif raksasa yang terpukul akibat krisis ekonomi di Amerika Serikat. Bagaimana pengaruhnya dengan Indonesia? Apakah juga berimbas pada PT. General Motors AutoWorld Indonesia selaku pemegang merek Chevrolet--salah satu produk GM--di Indonesia? Berikut pernyataan Mukiat Sutikno, Managing Director PT. General Motors AutoWorld Indonesia.

Bagaimana Anda melihat kondisi situasi eknomi belakangan ini?Sangat prihatin dan saya hanya bisa berharap pelaku pasar dan industri serta pebisnis supaya tidak melakukan langkah-langkah yang panik. Mengingat keputusan panik akan menimbulkan multiplier effect yang lebih negative lagi di pasar.

Apa yang menurut Anda paling berpengaruh hubungannya antara situasi sekarang dengan bisnis otomotif di dalam negeri?Naiknya suku bunga BI rate ke angka 9.5% akan menciptakan sentimen negative di pasar khususnya di otomotif. Daya beli pasti akan menurun.

Mengapa?Khusus untuk Indonesia sekitar 80% pembelian kendaraan dilakukan dengan cara kredit. Perhitungan suku bunga sangat menentukan keputusan membeli masyarakat.

Kira-kira segmen kendaraan mana yang akan terkena dampak paling besar?Semua segmen pasti terkena dampak penurunan volume. Namun yang paling besar adalah segmen kendaraan dengan harga 200 juta kebawah.

Lalu apa lagi yang menjadi concern Anda selain naiknya suku bunga?Multiplier effect yang terlalu jauh. Khusus bagi perusahaan otomotif yang memiliki assembling disini, seperti menurunnya pendapatan dan kesejahteraan pekerjanya dikarenakan jam kerja atau jam produksi dikurangi jika market menurun drastis. Bahkan situasi ini sangat rentan dengan keputusan merumahkan pekerja. Situasi ini akan sangat tidak menguntungkan.

Bagaimana dengan concern Anda terhadap produk perusahaan Anda, Chevrolet?Kami tidak akan tinggal diam. GM tetap committed untuk membangun merek Chevrolet di Indonesia dengan aktivitas-aktivitas yang lebih kreatif di segi sales, marketing & aftersales sehingga kami bisa lebih mendekatkan Chevrolet ke seluruh customer & calon customer di Indonesia.

Seperti apa kira-kira aktifitas strategisnya?Sebagai contoh, kami akan makin pro-aktif melakukan pendekatan kepada mitra kami para perusahaan Banking dan Finance untuk dapat memberikan kemudahaan bagi selected potential customers kami dalam membeli mobil Chevrolet.

Apa Anda akan menaikkan harga produk Anda dalam waktu dekat?Kenaikan pasti ada, namun bersifat progresif. Mengenai seberapa besar dan kapan? Akan kami umumkan dalam waktu dekat.

Apa rencana investasi GM di Indonesia masih ada?Belum ada perubahan, studi dan persiapan investasi masih berjalan normal. Kami tetap optimis dalam kondisi sekarang ini - walau mesti diwaspadai--akan dapat dilalui dengan baik dan recovery secara cepat saya rasa bukan sesuatu yang mustahil.Keadaan global market seperti ini pasti akan membaik tetapi seberapa cepat market recovery ke posisi sebelumnya tergantung dari keseriusan semua pebisnis & juga pemerintah dalam membangkitkan optimisme market.

Apa masukan Anda selaku pelaku bisnis otomotif untuk pemerintah, melihat situasi sekarang?Situasi sekarang ini memang tidak mudah bagi pemerintah karena setiap action pasti ada consequences pluses & minuses-nya (konsekuensi plus minus). Tetapi saya berharap Pemerintah dapat melakukan langkah-langkah strategis dalam mencermati setiap kebijakan-kebijakannya sehingga "pluses" nya akan lebih banyak dibandingkan dengan "minuses" nya, seperti kenaikan suku bunga misalnya.

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi