Aksi Hamilton Dinilai Bisa Menewaskan Pembalap
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 17 Oktober 2008 07:39 WIB
TEMPO Interaktif, London: Pembalap McLaren Mercedes Lewis Hamilton diperingatkan untuk tetap tenang saat balapan. Pasalnya, jika tidak berhati-hati, Hamilton dikhawatirkan bisa membunuh seseorang.

Dengan dua balapan tersisa musim ini, Hamilton bertekad merebut gelar juara Formula Satu. Pasalnya, pembalap asal Inggris tersebut untuk sementara bercokol di puncak klasemen dengan perolehan 84 poin. Namun, Hamilton harus berjibaku karena pembalap Ferrari Felipe Massa membuntuti Hamilton dengan perolehan 79 poin di posisi kedua. Pembalap BMW Sauber Robert Kubica pun masih bisa menyalip dengan perolehan 72 poin di posisi ketiga.

Akibatnya, persaingan di dua balapan tersisa yaitu Grand Prix Cina dan Brasil diperkirakan bakal sengit. Para pesaing Hamilton pun beberapa waktu lalu mengkritik Hamilton karena aksi menyalipnya pada tikungan pertama yang dinilai berbahaya di Grand Prix Jepang pekan lalu.

Pembalap Red Bull Mark Webber khawatir insiden di Grand Prix Italia pada 2000 yang menewaskan seorang pembalap bisa terulang jika Hamilton tidak hati-hati.

"Aksi di tikungan pertama di Fuji (Jepang) sangat berbahaya. Lewis melakukan aksi yang berbahaya. Jika seseorang ada di sebelah kanan di belakangnya ketika ia melakukan itu, pasti akan terjadi tabrakan," ujar Webber.

"Anda tidak bisa berakselerasi seperti itu di area yang seharusnya jadi tempat mengerem. Kami kehilangan seorang pembalap di Monza ketika ada pembalap yang melakukan aksi seperti itu di area yang seharusnya menjadi tempat mengerem," tegas Webber. "Saya tidak mengecam Hamilton. Tetapi ini mengenai bagaimana Anda bertindak."

Pada Grand Prix Jepang, Hamilton diganjar penalti karena membuat pembalap Ferrari Kimi Raikkonen terpaksa keluar dari sirkuit di Fuji. Hamilton pun dikritik karena aksi berbahayanya menyalip beberapa pembalap di Grand Prix Italia bulan lalu.

"Monza sangat berat buatnya setelah apa yang ia lakukan terhadap saya, Timo Glock, dan Fernando Alonso," ujar Webber sebagai korban aksi Hamilton di Grand Prix Italia.

The Sun| Kodrat Setiawan

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi