Keuntungan Toyota Turun Separuh
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 22 Oktober 2008 11:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Laba Toyota Motor Corp. diperkirakan turun separuh untuk tahun fiskal yang berakhir Maret, sementara penjualan diperkirakan jatuh untuk pertama kalinya dalam satu dekade, kata berbagai laporan hari Rabu.

Toyota memperkirakan laba operasi sekitar 1,0-1,2 triliun yen (US$ 10-12 miliar) tahun fiskal ini, turun dari 2,27 triliun yen tahun sebelumnya, kata harian Tokyo Shimbun tanpa menyebutkan sumber.

Toyota mengatakan pada bulan Agustus pihaknya memperkirakan penurunan  29,5 persen laba operasional tahunan menjadi 1,6 triliun yen.

Perusahaan meyakini penurunan lebih dalam tak terelakkan saat krisis finansial global memukul pasar mobil dan menguatkan yen, yang merupakan berita buruk untuk penjualan di luar negeri, kata harian itu.

Seorang juru bicara Toyota menolak untuk mengomentari berita itu. Produsen mobil itu akan mengumumkan pendapatan kuartal keduanya pada 6 November.

Laporan terpisah mengatakan penjualan global Toyota diperkirakan turun dua persen pada 2008, yang merupakan penurunan pertama year on year dalam satu dekade.

Kejatuhan ini akan menjadi kemunduran utama bagi Toyota, yang telah menikmati pertumbuhan cepat dalam beberapa tahun terakhir, kata harian ekonomi The Nikkei.

Toyota diperkirakan menjual sekitar 8,3 juta kendaraan tahun ini - di luar afiliasinya Daihatsu Motor Co Ltd dan Hino Motors Ltd. - turun dari 8,43 juta pada 2007, kata Nikkei.

Perusahaan pada bulan Juli menurunkan perkiraan penjualan 2008 sampai 8,5 juta dari 8,84 juta.

Jika memasukkan afiliasinya, penjualan global Toyota diperkirakan turun menjadi sekitar 9,3 juta kendaraan pada 2008 dari 9,37 juta tahun sebelumnya. Angka itu lebih rendah dibandingkan target perusahaan 9,5 juta, kata laporan itu.

Toyota telah menikmati penjualan dan keuntungan yang tumbuh cepat dalam beberapa tahun terakhir saat minat yang kuat terhadap kendaraan efisien bahan bakar membuatnya pada posisi untuk mengambil alih General Motors sebagai penjual mobil nomor satu dunia.

Namun, Toyota tidak kebal tehadap penurunan ekonomi global dan krisis kredit, dengan penjualan AS menurun 29,5 persen pada bulan September.

AFP/Erwin 

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi