Ayah Hamilton Sempat Ingin Anaknya Tinggalkan F1
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 4 November 2008 13:57 WIB

TEMPO Interaktif, London: Ayah pembalap McLaren Mercedes Lewis Hamilton, Anthony Hamilton, mengaku ia mempertimbangkan untuk menyuruh anaknya keluar dari Formula Satu setelah keluarganya menerima pelecehan.

Anthony, yang melihat anaknya menjadi pembalap Formula Satu termuda sepanjang sejarah pada akhir pekan, mengaku: "Saya mulai berpikir mungkin ini bukan tempat untuk keluarga kami."

"Kami adalah orang yang baik-baik. Sebagai ayah, saya selalu ingin melindungi. Kami telah mengalami banyak tekanan dalam beberapa pekan terakhir dan beberapa bulan terakhir," lanjut Anthony.

Hamilton (23 tahun) menjadi korban rasisme para pendukung Formula Satu aasl Spanyol. Mereka menghitamkan muka mereka sebagai cemoohan terhadap Hamilton saat Hamilton melakukan tes di Sirkuit Barcelona, Februari 2008.

Dan sebuah laman Spanyol harus ditutup pekan lalu karena menulis pesan yang melecehkan mengenai Hamilton. Hamilton menjadi sasaran kemarahan penggemar di Spanyol sejak ia berseteru dengan mantan rekan setimnya asal Spanyol, Fernando Alonso.

Adik Lewis Hamilton, Nic (16 tahun), juga sempat dilempar mainan kucing hitam di Brasil. Kucing hitam dianggap sebagai simbol kesialan.

Anthony Hamilton menambahkan, "Jika ada orang yang tidak suka dengan kami, maka saya menyayangkan itu. Saya berharap Tuhan memaafkan mereka. Tetapi saya tidak habis pikir mengapa Nic dilempar mainan kucing. Itu sudah keterlaluan."

The Sun| Kodrat Setiawan 

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi