Jaguar Land Rover Minta Pinjaman Rp 18 Triliun  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 24 November 2008 00:14 WIB

TEMPO Interaktif, London: Jaguar Land Rover, yang dimiliki perusahaan asal India Tata Motors, mengajukan proposal pinjaman senilai 1 miliar pound sterling (sekitar Rp 18 triliun) kepada pemerintah Inggris.

Pinjaman ini dimaksudkan untuk mempertahankan operasi pabriknya di negara tersebut. Demikian ditulis harian Inggris, The Sunday Times, edisi Minggu (23/11) kemarin.

Jaguar dan Land Rover mempekerjakan sebanyak 15.000 karyawan di Inggris. Seperti juga perusahaan mobil di Amerika Serikat, pabrikan di Inggris juga terkena imbas krisis global.

Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, dikabarkan akan mempertimbangkan proposal tersebut akan akan memberikan jawabannya pekan mendatang.

Juru bicara JRL mengatakan industri otomotif terimbas krisis keungan global dan pasar saham. "Karenanya kami berharap pemerintah mempertimbangkan dampaknya pada bisnis kami," katanya.

Tata Motors mengambil alih Jaguar dan Land Rover bulan Juni lalu dari pabrikan Amerika Serikat, Ford, seharga US$ 2.3 miliar (sekitar Rp 27,843 triliun).

Pekan lalu kelompok industri kendaraan di Inggris meminta pemerintah memberikan bantuan kredit bagi mereka. Hal ini dipicu langkah pabrikan Amerika Serikat seperti Chrysler, Ford dan General Motors yang meminta pinjaman US$ 25 miliar dari pemerintahnya.

AFP | Raju Febrian

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi