Mitsubishi Berjanji Kembali Jadi Raja Reli Dakar
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 19 Januari 2009 14:17 WIB
roma

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tim Mitsubishi, yang kehilangan tahta kekuasaan atas Reli Dakar setelah ditaklukkan Volkswagen, berjanji akan kembali berjaya pada balapan tahun mendatang.

"Kami akan bekerja sekeras mungkin dan menginvestasikan segala sesuatu agar bisa siap untuk balapan 2010 dan memastikan kita bisa kembali lagi memenangkannya," kata Direktur Tim Mitsubishi, Dominique Serieys, setelah Reli Dakar diselesaikan pada Sabtu (17/1) lalu.

Reli Dakar 2009 memang bukan balapan yang menyenangkan bagi Serieys dan tim pabrikan Jepang itu. Hanya ada dua mobil Mitsubishi di 10 besar klasemen akhir, itupun di peringkat enam dan sepuluh.

Padahal Mitsubishi sebelumnya dikenal sebagai raja Reli Dakar, memenangkan 12 dari 30 gelaran reli lintas alam terberat dunia itu. Tujuh kali balapan terakhir juga dimenangkan oleh Mitsubishi.

Mitsubishi memang mengambil kebijakan berbeda dalam Reli Dakar tahun ini. Mereka tidak menggunakan Pajero yang sudah 12 kali juara. Tapi, sebagai ganti, mereka menurunkan mobil yang usianya baru seumur jagung, Racing Lancer.

Mobil silangan sedan Lancer dengan jip Pajero itu yang menjadi tunggangan tiga pembalap yang pernah juara Reli Dakar yakni Stephane Peterhansel, Luc Alphand, dan Hiroshi Masuoka, ditambah bekas juara kategori sepeda motor tapi sekarang di mobil, Joan "Nani" Roma.

Akhirnya hanya Nani Roma yang bisa sampai sampai akhir, itupun berada di peringkat 10. Ironisnya, posisi tertinggi Mitsubishi diraih Miroslav Zapletal dan ia tidak mengendarai Racing Lancer yang digadang-gadang meneruskan kehebatan Pajero. Zapletal mengendarai Mitsubishi L200.

Racing Lancer ini, menurut situs mitsubishi-dakar.com, memiliki kemampuan lintas alam seperti mobil off-road sekaligus mantap di balapan jalan raya.

Mobil ini bermesin diesel dan semula Mitsubishi ingin menjadi diesel pertama yang juara Reli Dakar. Mitsubishi mulai mengembangkan mesin diesel ini sejak April 2006 sebelum dites untuk Pajero Evolution--Pajero yang bentuknya makin mirip sedan--pada Juni 2007.

Sedang badan Racing Lancer mulai dikembangkan Agustus 2007 dan baru selesai Juni silam. Karena memang dirancang untuk balapan sekeji Reli Dakar, mobil ini dites di Spanyol dan Maroko, serta lokasi lintas alam di Prancis.

Hasil tes ini dipakai menyempurnakan mobil sebelum akhirnya mulai diturunkan di balapan pertamanya, Lintas Alam FIA Piala Internasional Baja, di Portugal pada Oktober silam.

Hanya dua bulan setelah balapan di Portugal itu, Racing Lancer langsung diturunkan di Reli Dakar dengan hasil yang membuat pabrik Jerman, VW, bisa membanggakan mobil diesel TDI mereka, VW Race Touareg.

Serieys pun harus menyiapkan diri agar tahun depan tim Repsol Mitsubishi Ralliart-nya bisa menjadikan Racing Lancer seperti Pajero, raja Reli Dakar.

Spesifikasi: Nama lain: MRX09Penggerak: Empat rodaMesin: turbodiesel 2.997 cc, 6 silinderTenaga: 276 tenaga kudaTransmisi: Ricardo lima percepatan manualSuspensi: Double wishbone, shockbreaker "BOS" yang bisa diatur.Jarak sumbu: 2.900 mm Panjang: 4.475 mm Lebar: 1.990 mm Tinggi: 1.395 mm Berat: 1,9 tonRoda: 7JJ x 16, ban BF Goodrich 245/80 - 16Badan: Serat karbon, lantai tipe honeycomb.

AFP/PADDOCK TALK/NURKHOIRI

#Balap Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi