General Motors dan Chrysler Tawarkan Pensiun Dini
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 3 Februari 2009 09:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: General Motors Corp dan Chrysler LLC, yang ditopang oleh US$ 13,4 miliar (Rp 157 triliun) pinjaman darurat federal, menawarkan program pensiun dini baru kepada sekitar 91 ribu karyawan yang berhenti untuk mengurangi biaya tenaga kerja saat penjualan melambat.

Program GM meliputi sekitar 64 ribu pekerja yang ingin mundur atau berhenti dan terdiri dari voucher senilai US$ 25 ribu (Rp 293 juta) untuk membeli mobil baru dan US$ 20 ribu (Rp 234 juta) dalam bentuk uang tunai, kata seorang pejabat serikat pekerja yang menolak diidentifikasi. Chrysler mengatakan semua pekerja yang telah mencatat 26.800 jam kerja dapat mengikuti program itu.

Rencana itu sebagai upaya untuk mengurangi biaya tenaga kerja saat kedua perusahaan yang berpusat di Detroit itu, GM dan Chrysler, sedang menghadapi tenggat 17 Februari untuk menunjukkan bahwa mereka membuat kemajuan sehingga dapat bertahan dan membayar kembali pinjaman pemerintah. Kontrak serikat pekerja mobil melarang pemecatan sepihak dengan alasan ekonomi.

GM sedang mencoba untuk melakukan perekrutan baru yang akan dibayar setengah dari pendapatan pekerja saat ini, menurut surat perusahaan ke pemimpin serikat pekerja. Produsen mobil AS terbesar itu akan menawarkan pensiun dini kepada pekerja berusia 50 tahun dengan syarat telah bertugas 10 tahun, kata pejabat serikat pekerja. Juru bicara GM Tony Sapienza tidak berkomentar atas laporan itu.

Program baru GM itu menawarkan uang tunai lebih sedikit dari tawaran sebelumnya. Sebelumnya GM menawarkan kepada 34.400 pekerja untuk mundur pada tahun 2006 dengan paket sebesar US$ 140 ribu (Rp 1,6 miliar), dan dana pensiun yang digunakan untuk membantu membayar sebesar US$ 62.500 (Rp 732 juta) untuk 18 ribu anggota serikat pekerja yang mundur pada 2008.

BLOOMBERG | ERWIN Z

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi