Anda Dipecat, Mobil Kreditan Boleh Dikembalikan Tanpa Penalti
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 6 Februari 2009 08:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Hyundai berhasil menaikkan penjualan di Amerika Serikat dengan teknik pemasaran unik: pengambil kredit Hyundai bisa mengembalikan mobil itu ke dealer tanpa biaya jika mereka kehilangan pekerjaan.

Taktik pemasasan itu berhasil membuat penjualan Hyundai naik 14 persen dan mendongkrak pasar mobil di Amerika hingga dua kali lipat. Mereka juga berhasil membalik tren triwulan terakhir 2008, saat penjualan mereka--dan anak usahanya yakni Kia--terjun bebas sampai 37 persen.

Triwulan itu memang sangat menyakitkan. "Ini benar-benar belum pernah kami hadapi sebelumnya," kata Wakil Presiden Penjualan Hyundai Amerika, David L. Zuchowski. "Saya tidak ingin menghadapi triwulan seperti ini lagi."

Para calon pembeli mobil di Amerika memang sedang was-was karena banyak perusahaan yang tiba-tiba saja bangkrut dan mereka kehilangan pekerjaan. Yang berwiraswasta juga tiba-tiba kehilangan usaha di tengah krisis ekonomi.

Mereka tidak ingin mengambil kredit karena, jika macet, "rating kredit" mereka ikut turun. "Rating kredit" ini semacam peringkat seberapa besar resiko seseorang mendapat kredit. Jika ia pernah mengalami kredit macet, maka ratingnya akan buruk dan bank akan memberi bunga tinggi jika ia mencari pinjaman.

Sebelumnya program pemasaran Hyundai, seperti perusahaan mobil lain, biasanya berkonsentrasi pada pemberian diskon atau bunga ringan untuk mobil mereka, yang sudah dikenal murah meriah itu.

Tapi sejak tahun lalu Hyundai mulai menggagas program pengembalian mobil sebagai ganti potongan harga. Siapapun yang membeli Hyundai dan dalam setahun kehilangan pekerjaan, mobil itu bisa dikembalikan tanpa banyak cingcong. Hyundai juga tidak akan memasukkan pengembalian ini dalam rating kredit mereka.

Mereka yang bisa mengembalikan, selain yang kehilangan pekerjaan, adalah mereka  yang surat izin mengemudi dicabut karena alasan kesehatan, dipindah ke luar negeri, wiraswasta yang bangkrut, tiba-tiba menjadi cacat, atau meninggal dalam kecelakaan.

"Berapa banyak dollar dalam diskon, atau bunga yang Anda berikan," kata Zucohwski, "jika orang cemas bisa dipecat, mereka tidak akan peduli."

Program ini rupanya sangat berhasil. Penjualan unik itu, penjualan langsung naik 14 persen dan mendongkrak pangsa pasar hingga dua kali lipat. Ini juga kenaikan terbesar bagi satu merek mobil di Amerika Serikat sejak Mei silam.

Praktis, Hyundai menjual lebih banyak mobil penumpang dibanding Chrysler padahal dealer Hyundai jumlahnya kurang dari seperempat Chrysler.

Program ini juga tampak sukses karena, di saat Hyundai naik, total penjualan mobil di Amerika Serikat turun 37 persen bulan lalu alias menjadi Januari terburuk sejak 1963.

Saat ini Hyundai memiliki pangsa tujuh persen di Amerika Serikat. Di dunia sendiri, Hyundai sudah menjadi perusahaan mobil terbesar kelima--lebih besar daripada Honda, Nissan, dan Chrysler.NEW YORK TIMES/NURKHOIRI

#Penjualan Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi