Proton dan Detroit Electric Kembangkan Mobil Elektrik
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 31 Maret 2009 11:12 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur: Produsen mobil Malaysia, Proton, mengatakan akan membuat mobil elektrik untuk pasar yang sadar lingkungan di Eropa dan Amerika Serikat, dalam kesepakatannya dengan Detroit Electric yang berpusat di Belanda.

Kesepakatan itu diharapkan mendorong pendapatan Proton hingga 2 miliar ringgit selama empat tahun ke depan, kata direktur pelaksana Proton Syed Zainal Abidin Syed Mohamad Tahir kepada media negara.

Detroit Electric mengatakan pada 2012 dia berencana menjual lebih dari 270 ribu mobil elektrik bebas emisi di Amerika dan Eropa serta Cina, dengan rentang harga US$ 23 ribu-33 ribu.

CEO Proton Albert Lam mengatakan kendaraan yang didukung oleh baterai lithium polymer itu akan memiliki daya jangka antara 180-325 kilometer sekali diisi bergantung pada ukuran baterai.

Ia mengatakan yakin akan proyek itu walaupun ada kecenderungan penurunan ekonomi global yang menyebabkan penjualan mobil jatuh secara global.

"Kami mentargetkan audiens adalah mereka yang membeli mobil yang praktis dan terjangkau. Ini membuat produk kami cocok dengan dompet sebagian besar audiens," ujarnya dalam pernyataan Senin malam.

Detroit Electric adalah sebuah ikon industri mobil Amerika Serikat pada awal 1900-an yang memproduksi mobil elektrik pertama. Namun perusahaan itu pailit pada 1939 dan dibangun kembali oleh Lam dan pemegang saham lainnya di Belanda dan Amerika Serikat tahun lalu.

Proton juga mengatakan pihaknya mempertimbangkan menjual kendaraan - berdasarkan model Persona dan Gen.2 - di Malaysia dan tempat lain di Asia Tenggara.

Proton dibentuk 25 tahun yang lalu sebagai bagian dari rencana industrialisasi nasional ambisius, namun pangsa pasarnya telah menurun dalam beberapa tahun terakhir.

AFP | ERWIN

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi