Mesin Uang untuk Travel
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 5 Juli 2009 07:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta - Saat menempuh perjalanan jarak jauh dengan kendaraan bermotor, faktor kenyamanan menjadi syarat utama yang dituntut oleh penumpang. Dengan kenyamanan, perjalanan pun lebih menyenangkan dan tidak melelahkan. Seiring dengan mobilitas yang semakin tinggi dan infrastruktur jalan raya yang membaik, dibutuhkan moda transportasi yang andal. Khusus angkutan penumpang antarkota, selain bus umum, kini semakin banyak angkutan umum kelas mikrobus yang melayani perjalanan dari satu kota ke kota lainnya.

Selain memberikan kenyamanan bagi penumpangnya, mikrobus diharapkan dapat mengangkut penumpang lebih banyak, berkisar 12 hingga 20 orang. Ketersediaan layanan khusus bisa menjadi nilai tambah. Dengan menumpang mikrobus, penumpang bisa memesan tiket secara online. Bus mini dengan kapasitas angkut 12 hingga 20 penumpang kini semakin menjanjikan kenyamanan dan kemudahan dalam perawatan. Salah satunya adalah Kia Pregio. Mobil dari pabrikan Korea ini mudah ditemui di jalur tol Jakarta-Bandung lewat tol Cipularang atau jalur lain di Pulau Jawa-Bali. Pregio menjadi unggulan PT Kia Mobil Indonesia (KMI) di kelas kendaraan penumpang. Salah satu keunggulannya yakni monocoque body, yang menjadikannya lebih stabil bermanuver di jalan yang menikung. Faktor kenyamanan didukung penggunaan coil spring pada suspensinya. "Pregio juga dilengkapi fitur limited slip differential (LSD) untuk mencegah terjadinya selip ban belakang saat melintas di jalan yang buruk," ujar Yanti Yulianto, Marketing Communication Manager KMI.

Dengan mesin diesel berkapasitas 2.700 cc, Pregio mampu memberikan performa yang andal untuk perjalanan jarak jauh. Beberapa titik tempat minum dan kemudahan pengaturan kursi penumpang menambah kenyamanan serta keleluasaan selama perjalanan. Konsumsi bahan bakarnya bisa dibilang irit, sedangkan gas buangnya ramah lingkungan karena telah memenuhi standar EURO-2. Pintu geser Pregio juga menjadi salah satu keunggulan dibanding pesaing lain di kelasnya.

Secara global, selama periode 10 tahun terakhir hingga 2008, pertumbuhan otomotif di Cina meningkat hingga sekitar 400 persen. Angka ini tertinggi di dunia, bahkan pertumbuhan di Jepang tak sampai dua digit. Dengan latar belakang itu, produk otomotif asal Cina yang mengusung merek Foton masuk ke Indonesia. Sebagai pendatang baru, Foton menyatakan keseriusannya bermain di segmen kendaraan penumpang.

Salah satu andalan PT Foton Mobilindo (FM) adalah Foton XLC (Xtra Large Cabin). Ini satu-satunya kendaraan niaga yang ditujukan untuk perusahaan biro travel. Harganya terjangkau dengan fasilitas yang lengkap. Beberapa fitur yang sudah tersedia, antara lain tilt steering, full floating rear axle, serta mesin bertenaga 92,5 PS dengan standar EURO-2. Foton View XLC versi travel dapat membawa hingga 15 penumpang. "Kami optimistis dengan kehadiran Foton View XLC. Masyarakat semakin pintar menimbang kebutuhannya," ujar Frans Harsono, Direktur Penjualan dan Pemasaran. Menurut dia, belum ada satu pun pemain yang berhasil mendominasi pasar.

Di kelas mobil mikrobus, juga hadir Hino Dutro Bus 110 SDBL. Ada dua pilihan tipe yang ditawarkan, yaitu chassis panjang untuk 20 penumpang atau chassis biasa yang bisa mengangkut 16 penumpang. Untuk menambah minat konsumennya, PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) memberikan polesan berupa perubahan grille dan lampu depan yang lebih mewah serta aerodinamis. Juga ada fitur tambahan berupa power steering dan velg alloy berikut ban radial.

Hino Dutro Bus 110 SDBL berbasis kendaraan truk dengan kapasitas mesin 4.000 cc yang bertenaga. Namun, dengan modifikasi untuk bus, Hino Dutro Bus 110 SDBL dengan suspensi yang lebih lembut juga akan memberikan efisiensi secara komersial, termasuk daya tahan mesin dan sebagai kendaraan yang cocok untuk kondisi di Indonesia. "Soal fitur kenyamanan, khususnya interior, tergantung material yang digunakan pihak karoseri. Kami juga menyediakan pilihan sesuai kebutuhan konsumen," kata Ardiyasa Dwisaputra, dari bagian promosi dan humas HMSI.

Baik Pregio, Foton, maupun Hino, memang menjanjikan kenyamanan. Namun, menjual kendaraan komersial berbeda dengan mobil pribadi, terutama soal perawatan. Kendaraan komersial membutuhkan perawatan yang berbeda karena operasionalnya lebih tinggi dibanding mobil pribadi. Pasar kendaraan mikrobus pun memang tak selalu berdampingan dengan pasar truk ringan. Tapi image truk ringan yang andal bisa saja ikut mendongkrak penjualan versi mikrobusnya.

Hal ini yang mendorong keseriusan Foton Mobilindo memasarkan Foton View XLC. Karena teknologinya sederhana, perawatan Foton yang lebih mudah berdampak pada rendahnya biaya operasional. "Kami mendampingi konsumen selama mobil itu masih digunakan, Setelah dua tahun, konsumen akan merasakan keuntungan biaya operasional Foton yang lebih rendah," ujar Frans. Foton kini tengah memperluas jaringan sebagai bentuk pelayanan kepada konsumennya. Secara keseluruhan, desain eksterior, khususnya bagian depan, Foton View XLC setara dengan pesaingnya, sedangkan desain dan kualitas interiornya sangat standar dan belum bisa mengungguli kompetitor. Dengan rentang harga lebih dari Rp 200 juta, Foton View XLC menjadi pilihan karena menawarkan harga yang paling kompetitif.

Faktor ekonomis juga melekat di Pregio karena perawatan yang relatif mudah dan berbiaya rendah. Dari sisi eksterior dan interiornya, Pregio layak diunggulkan dengan material standar pabrikan. Harga jual kembalinya yang cukup tinggi juga menjadi salah satu daya tarik konsumen untuk memilihnya. Bukan cuma pengusaha bidang transportasi, Pregio juga diminati secara individu sebagai kendaraan keluarga multifungsi yang lapang dan nyaman.

Adapun sisi ekonomis Hino Dutro Bus 110 SDBL terlihat dari kapasitasnya yang mampu membawa 20 penumpang. Sedangkan eksterior dan interior yang melekat di kendaraan ini lebih variatif karena tergantung karoseri yang dipilih konsumennya. "Faktor karoseri bisa mempengaruhi harga jualnya," kata Ardiyasa. Hino Dutro Bus 110 SDBL dijual Rp 300 jutaan, tergantung karoserinya.

Di kelas mikrobus, selain kenyamanan, nilai ekonomisnya menjadi andalan para pengusaha transportasi. Pregio memang didesain untuk kendaraan penumpang, sedangkan Foton View XLC dan Hino Dutro Bus 110 SDBL, walaupun berbasis truk ringan, telah dimodifikasi untuk angkutan penumpang. Sebagai kendaraan penumpang, ketiganya bisa diandalkan sebagai mesin uang yang menjanjikan.

#Penjualan Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi