Touran, Andalan Penjualan VW 2009  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 5 Juli 2009 22:32 WIB
Volkswagen Touran, MPV baru milik PT Garuda Mataram Motor, meski punya tampilan biasa namun tenaga luar biasa. (Dok. Garuda Mataram Motor)
TEMPO Interaktif, Jakarta - Bagi PT Garuda Mataram Motor (GMM)--Agen Tunggal Pemegang Merek VW di Indonesia--VW Touran diharapkan bisa mendongkrak penjualan. Dari target penjualan 2009 yang mencapai 200 unit, VW Touran ditargetkan bisa terjual 150 unit.

"Dan kami berharap, peningkatan penjualan merek VW ini bisa terdongkrak pada semester dua. Setidaknya kontribusi Touran ini bisa mencapai 75 persen dari total target penjualan,” ungkap Head of Public Relations Department GMM, Wanny Bhakti, di sela-sela acara Driving Experience VW Touran, di Bandung, pertengahan Juni lalu. 

Untuk mencapai target penjualan tersebut, GMM tidak hanya menyasar para loyalis merek VW yang tersebar di seluruh tanah saja, tetapi juga membuka ceruk pasar baru dengan mencoba menggaet konsumen baru. “Selain melakukan promo, test dirive, kami juga melakukan mengundang masyarakat dalam satu komunitas tertentu untuk melakukan edukasi dan sosialisasi varian terbaru VW,” aku Wanny.

Dengan serangkain langkah itu, sebut Wanny, ada peningkatan yang cukup signifikan terutama tingkat kunjungan masyarakat ke ruang pamer VW. Bila sebelumnya jumlah pengunjung yang datang saban harinya rata-rata 3–5 pengunjung saban harinya, kini telah meningkat menjadi 20-30 pengunjung per minggu.

“Dan kalau sebelumnya, orang cenderung datang ketika kami membuka stand pameran di pusat perbelanjaan, saat ini mereka datang langsung,” tutur Wanny. 

Ke depan, peningkatan daya saing tidak hanya dilakukan dengan peningkatan performa mesin dan berbagai teknologi penunjangnya semata, tetapi juga dengan membuat harga yang lebih kompetitif. Salah satunya, dengan membuat terobosan untuk memperbesar komponen lokal.  

"Sekarang ini, sudah mulai dilakukan untuk bagian-bagian tertentu dan tidak mengurangi standar yang ditetapkan prinsipal kami. Perakitan mobil Touran ini pun dilakukan di Indonesia, ini nantinya diharapkan bisa menekan cost produksi," terang Wanny.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi