Kemenhub Temukan 37 Bus Pariwisata Tak Laik Jalan
Reporter: Dicky Kurniawan
Editor: Rafif Rahedian
Selasa, 11 Juni 2024 12:00 WIB
Ilustrasi bus pariwisata. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemeriksaan terhadap bus pariwisata di wilayah Jakarta, Bogor, dan Jawa Barat. Dari total bus yang diperiksa, sebanyak 37 unit bus dinyatakan tidak laik jalan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Kami menemukan di lapangan masih ada bus yang beroperasi tanpa Kartu Pengawasan (KP) dan ada juga yang ada KP namun sudah tidak berlaku, serta masih ada yang belum melaksanakan perpanjangan uji KIR. Ini harus menjadi perhatian," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Risyapudin Nursin, dikutip dari Antara hari ini, Senin, 10 Juni 2024.

Inspeksi mendadak (sidak) bus pariwisata tersebut dilakukan di tiga titik wilayah Jakarta dan Bogor, yaitu Taman Margasatwa Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah, dan Rest Area KM 45A Tol Jagorawi. Pada kesempatan ini, sebanyak 160 bus pariwisata diperiksa dan didapati 123 unit laik jalan dan 37 unit lainnya tidak laik jalan.

Nursin mengatakan bahwa beberapa bus di lapangan terpaksa diganti karena tidak memenuhi aspek kelaikan jalan dan tidak dapat menunjukkan surat-surat resmi. Adapun bus-bus tersebut berasal dari PO Ros Trans Sukabumi, PO Prima Raya Serang, PO Armada Jaya Perkasa Serang, PO Wanel Utama Trans Jakarta Utara, dan PO Dewi Sinta Bandung.

"Masih ada PO bus yang memalsukan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLU-e) dan Kartu Pengawasan (KP). Kami data ada 3 bus yang melakukan hal tersebut dan sudah dilakukan penegakkan hukum," ujarnya.

Nursin berharap semakin banyak bus yang mematuhi ketentuan dan kebijakan yang berlaku untuk angkutan pariwisata. Sehingga, diharapkan tak ada lagi bus tidak laik jalan yang beroperasi dan mengangkut penumpang, karena sangat berisiko.

Pilihan Editor: Harga Toyota Innova Venturer Masih Tinggi di Pasar Mobil Bekas

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi