Tips: Agar Mudik Tak Berantakan
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 13 September 2009 22:17 WIB
Persiapan mudik harus dilakukan jauh-jauh hari agar perjalanan Anda tidak ada gangguang. (TEMPO/Gunawan Wicaksono)
TEMPO Interaktif, Jakarta - "Asyiiikkk sebentar lagi lebaran nih," bungah Aditya. Idul Fitri 1430 H sebenarnya masih satu pekan lagi. Tapi karyawan bank di bilangan Jakarta Selatan itu sudah sibuk mempersiapkan mobilnya. "Biar ntar nggak mogok di jalan," katanya menjawab pertanyaan Tempo.

Bagi Aditya yang mudik ke Solo, mungkin bukan masalah karena perjalanan masih terhitung dengan jam. Bagaimana dengan Anda yang harus menempuh perjalanan seharian atau bahkan berhari-hari? Persiapan dan kondisi mobil yang fit jelas sebuah keharusan.

Pastikan sejak awal mobil Anda siap tempur. Pasalnya, kondisi mobil sangat berkaitan erat dengan keamanan dan kenyamanan. Lantaran itulah, mengecek sejauh mana kesiapan mobil untuk perjalanan jauh adalah langkah bijak.

Apa saja yang harus dipersiapkan pada kendaraan sebelum mudik? Berikut beberapa tips yang mungkin berguna:

1. Cek Mesin Mesin pada mobil tak ubahnya jantung pada manusia. Lakukan servis ringan atau pengecekan sehingga kondisi mesin. Cek injector atau karburator, busi dan kabelnya, kabel delco, tali kipas dan sebagainya.

2. Gantilah Oli MesinSebaiknya ganti oli mesin dengan yang baru meskipun hitungan kilometer untuk oli lama belum waktunya diganti. Sebab, oli sangat vital untuk seluruh bagian-bagian mesin agar pegerakan lancar saat mesin dihidupkan. 

3. Periksa RadiatorKondisi radiator penting untuk menghindari terjadinya pemanasan yang melebihi batas pada mesin (overhaeting). Cek juga apakah ada kebocoran atau tidak, kondisi selang, serta isi jika air radiator kurang.

4. Pastikan Kopling Masih Prima Bagi Anda pengguna mobil transmisi manual, sebaiknya periksa pedal kopling. Sebab, bila kopling slip dapat menyebabkan mobil tidak bertenaga, terutama saat menanjak. Pastikan, pedal kopling memiliki gerak bebas sebesar 3-6 mm dan pastikan kopling tidak slip karena kanvasnya aus atau penyetelan yang tidak tepat. 

5. Periksa Saringan Udara, Oli, dan Bahan BakarSaringan ini memang terlihat sepele, namun peranannya penting. Periksa, bersihkan atau bila perlu ganti saringan udara bila telah menempuh perjalanan 20 ribu kilometer. Begitu pula dengan saringan bahan bakar. Untuk saringan oli, harus segera diganti bila mobil telah menempuh perjalanan 10 ribu kilometer. 

6. Pastikan Rem dalam Kondisi Prima.Untuk memastikan kondisi rem, lakukan pemeriksaan pada selang dan master rem, apakah bocor atau tidak. Segera ganti bila bocor. Periksa juga tabung minyak rem, pastikan volumenya tak kurang. Hal penting lainnya, periksa permukaan kanvas rem bila telah tipis, sebaiknya diganti.

7. Jangan Sepelekan Sistem Kelistrikan Bagian-bagian yang harus diperiksa meliputi dinamo starter, alternator, serta aki. Segeralah ganti bila kondisinya sudah tidak bagus. Jagan ketinggalan periksa lampu apakah masih terang atau tidak.

8. Jangan Biarkan Ban GundulBila telah melewati batas aman karena aus atau sudah melampui batas umur, segera ganti. Bila kondisinya masih bagus, pastikan baik pastikan tekanannya sudah sesuai dengan standar yang ditentukan. Jangan lupa membawa ban cadangan.

9. Spooring dan Balancing RodaSetelah penggantian ban dan pemeriksaan/penggantian bagian kaki-kaki , jangan lupakan untuk melakukan spooring dan balancing. Hal itu perlu, agar laju mobil tetap stabil saat melaju dalam kecepatan tinggi. 

10. Siapkan dongkrak, peta dan alat komunikasiSetelah semua urusan mesin dan pendukungnya beres, jangan lupa persiapkan alat-alat darurat, misalnya dongkrak, kunci roda, kunci pas, obeng, tang, tali plastik, serta kawat. Begitu pula dengan peta, serta alat komunikasi. Ini untuk berjaga-jaga di saat kondisi darurat Anda Alami.

Selamat mudik, semoga selamat sampai tempat tujuan.

ARIF ARIANTO | RAJU FEBRIAN

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi