Foton Tetap Optimistis Meski Turunkan Target
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 17 September 2009 18:34 WIB
Light truck dari Foton berkapasitas 2.771 cc yang dipasarkan di Indonesia. (Dok. Foton)
TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Indobuana Autoraya (IBAR), pemegang merek truk Foton di Indonesia, terpaksa merubah target penjualannya tahun ini. Gagalnya rencana mendatangkan model-model baru tahun ini menjadi salah satu penyebabnya. Dari semula target di 2.000 unit, PT IBAR kini memasang angka 350 unit sebagai targetnya.

"Banyak persiapan yang harus kita lakukan sehingga kita menunda kedatangan model baru yang semula kami rencanakan tahun ini," kata Paulus B. Suranto, CEO PT Indobuana Autoraya.

Perubahan ini dilakukan PT IBAR karena hingga saat ini mereka hanya mengandalkan satu model saja yaitu light-truck Foton BJ103V3JD3-B bermesin 2.771 cc. Paulus menyebutkan hingga bulan Agustus 2009, total penjualan truk berdaya angkut 3,25 ton ini mencapai 263 unit.

Namun ia mengatakan optimis angka ini akan terus meningkat mengingat angka angka penjualan kendaraan nasional pada semester kedua mengalami kenaikan yang cukup mencolok. Pada Agustus lalu, penjualan nasional meningkat menjadi 47.707 unit atau naik 13,8% dari bulan sebelumnya, yaitu 41.900 unit.

"Sekarang sektor riil mulai bangkit, bisnis perkebunan dan pertambangan juga kembali bergerak. Ini tentu positif sekali bagi kendaraan niaga karena perkembangan bisnis akan bersentuhan dengan kebutuhan kendaraan operasional perusahaan," kata Paulus. 

Truk ringan Foton yang dipasarkan PT IBAR, saat ini telah tersedia secara nasional, dengan penyebaran outlet yang meliputi kota-kota seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya hingga meluas ke Sumatera, Kalimantan dan Bali.

Meski banyak yang menyangsikan Foton yang berasal dari Cina, Paulus menegaskan truk Foton ini di-impor secara terurai dan kemudian dirakit di Jakarta, sehingga semua sparepart selalu tersedia di pusat perakitan Foton, PT. National Assemblers, yang berlokasi di Pulo Gadung, Jakarta.

“Kami menyiapkan dukungan jaminan perbaikan dan suku cadang serta layanan purna jual selama dua tahun atau 50.000 km, plus jaminan ketersediaan suku cadang 2 x 24 jam untuk service part item,” tutur Paulus.

RAJU FEBRIAN

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi