Saksi Pembisik Semakin Pojokkan Briatore  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 23 September 2009 09:20 WIB
TEMPO Interaktif,London:Pembisik misterius dari dalam tim lawan memberi bukti shahih bahwa mantan bos Renault Flavio Briatore memang terbukti melakukan pengaturan hasil (crashgate) pada Grand Prix Singapura tahun lalu.

Media Italia yang mengutip pernyataan Briatore yang mengaku 'bingung' terkait larangan dua tahun berkecimpung dalam Formula 1. Ia mengancam akan membawa masalah ini ke meja hijau melawan Federasi Otomotif Internasional (FIA).

FIA mengatakan mereka tidak menemukan bukti bahwa orang lain di Renault mengetahui skandal yang diklaim 'konspirasi rahasia' di luar dari empat orang yang sebelumnya dianggap mengetahui.

Renault mendapat sanksi larangan tampil bagi tim selama dua tahun dalam sidang FIA di Paris akibat terbukti melakukan pengaturan hasil GP Singapura. Briatore sendiri mendapat sanksi tak terbatas sementara mantan Direktur Teknik Renault, Pat Symonds harus menjalani larangan berkecimpuing dalam dunia jet darat lima tahun.

Dalam dokumen yang dilansir laman resmi FIA, otoritas otomotif dunia itu menyatakan keempat anggota Renault juga mengetahui rencana bagi Nelson Piquet Jr untuk sengaja menabrakkan mobilnya dalam lomba, membantu rekan setimnya Fernando Alonso untuk menang.

Namun, konspirasi ini hanya menyeret nama Piquet, Briatore, dan Symonds di mana FIA menyatakan bahwa Alonso tidak mengetahui hal tersebut.

FIA menyatakan “saksi X”-pembisik hadir dalam pertemuan di Paris setelah Symonds mengaku rencana kemungkinan tabrakan itu kepada Briatore.

“Penasihat FIA optimistis “saksi X” tidak berhubungan dengan konspirasi yang dilakukan Renault. Ia justru menolak hal ini dan mencoba menjauhkan dirinya dari masalah tersebut,” tulis laporan FIA, Rabu (23/9).

REUTERS | BAGUS WIJANARKO

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi