Ekspor Yamaha Capai 90 Persen
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 24 September 2009 10:38 WIB
Dok: Yamaha

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Yamaha di Indonesia optimistis target ekspor produknya selama 2009 ini akan tercapai. Hingga September ini, dari total target ekspor 120 ribu produk, telah mencapai sekitar 90 persen.

http://image.tempointeraktif.com/?id=18609Sebelumnya, Yamaha mematok target ekspor produknya yang berwujud hanya mesin saja atau completly knock down (CKD) sebanyak 100 ribu unit dan berbentuk unit sepeda motor atau completly built up (CBU) 20 ribu unit. Sementara, hingga Agustus lalu, ekspor produk CKD telah mencapai angka 80 ribu unit dan berbentuk CBU 20 ribu unit.

"Hingga pertengahan September lalu, yang berupa CKD telah mencapai sekitar 90 ribu unit, dan CBU sudah sekitar 18 ribu unit. Jika melihat angka yang telah ada, kami yakin kalau target ekspor untuk tahun ini dapat tercapai. Baik yang CBU maupun CKD," tutur Dyonisius Beti, saat dihubungi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Dyonisius, semua produk tersebut diekspor ke 30 negara tujuan ekspor yang berada di benua Eropa, Amerika, maupun Asia. Diantara negara tujuan itu, yang terbesar adalah, Yunani dan Pantai Gading.

Dia menyebut, diantara negara-negara tujuan ekspor tersebut minta agar produk yang diekspor dalam wujud CKD atau berupa mesin tanpa bodi dan beberapa perangkat penunjang lainnya. "Ini memang permintaan dari negara tujuan ekspor yang menghendaki agar barang dikirim dalam bentuk mesin saja. Mungkin untuk memberi nilai tambah kepada industri dalam negeri mereka," papar Dyonisius.

Ia menambahkan, Yamaha akan terus menggenjot kinerja ekspornya dengan terus membuka pasar ekspor baru kendati kondisi perekonomian masih dilanda krisis. Salah satunya, dalam waktu dekat ini, Yamaha akan mengekspor produknya ke Filipina.

Namun, Dyon menampik bila langkah itu disebut sebagai cara untuk mengantisipasi merosotnya penjualan akibat persaingan ketat dengan merek produksi pabrikan lainnya. "Bulan lalu, penjualan kami bagus bahkan lebih banyak. Pasar ekspor ini untuk mengembangkan pasar, terlebih kualitas produk kami juga diakui oleh internasional," aku dia.

Sekadar informasi, data Departemen Perindustrian menyebutkan, sepanjang Januari-Mei 2009 ekspor sepeda motor turun 39,6 persen. Selama kurun waktu itu, ekspor hanya 16.841 unit, padahal pada periode yang sama tahun sebelumnya ekspor mencapai 27.917 unit.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi