Vettel Klaim Button dan Barrichello Tertekan  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 16 Oktober 2009 08:24 WIB
Pembalap Formula Satu dari tim Red Bull Sebastian Vettel bergembira, setelah meraih posisi terdepan dalam babak kualifikasi Grand Prix F1 Shanghai, Cina (18/4). Lomba akan berlangsung besok. Foto: REUTERS/ Aly Song
TEMPO Interaktif , Sao Paulo:Tim balap mobil Formula Satu, Red Bull tidak akan merasa tertekan dibandingkan pembalap Brawn GP, Jenson Button dan Rubens Barrichello ketika berlangsung Grand Prix Brasil, Minggu (18/10). Hal ini dilontarkan pembalap Jerman Sebastian Vettel.

“Satu-satunya yang ingin saya lakukan adalah menang. Tekanan justru dihadapai Button dan Barrichello yang berada di depan saya dalam klasemen,” tegas Vettel, yang tercecer 16 poin dari Button (69-85) dan dua poin (69-71) dari Barrichello dalam 2 GP yang tersisa.

Vettel menganggap peluang bagi dirinya untuk menjadi juara masih terbuka lebar. “Bagi saya persaingan masih terbuka. Anda tidak harus menjadi seorang jenius namun mulai saat ini kami harus memenangkan dua race tersisa dan berharap Button dan Barrichello mendapat hambatan,” tegasnya.

Vettel, 22 tahun, memenangi GP Jepang bulan ini untuk kembali memanaskan persaingan juara setelah pada lima race gagal menyabet poin dari 15 race. Kondisi jalanan Sirkuit Interlagos yang basah diprediksi akan menguntungkan Red Bull, meskipun reliabilitas mesin Red Bull masih dalam tanda tanya besar.

Brawn hanya memerlukan setengah poin untuk menjuarai konstruktor tahun ini . Sementara, Red Bull harus membawa pembalapnya finis di tempat pertama dan kedua dan berharap Button dan Barrichello gagal mengemas poin.

Vettel menyatakan Red Bull akan tampil mengejtukan terkait perkembangan mesin tim, di mana akan memakai dua tipe sayap depan yang baru dan telah meningkatkan kinerja mesin.

“Kami optimstis dengan hasilnya. Anda mashi harus melewati tikungan-tikungan di mana anda memerlukan gravitasi dan ini adalah kekuatan kami,” bebernya.

“Di lain pihak, Anda tidak tahu akan mendapat apa tahun ini melihat performa saya yang naik dan turun. Anda telah melihat tim-tim lain yang berada di puncak.”

Vettel bersyukur kompetisi di Red Bull tidak seketat yang terjadi di Brawn Gp antara Button dan Barrichello. “Keduanya harus berkompetisi satu sama lain,” ujar Vettel, yang tidak akan mendapat saingan dari rekannya pembalap Australia Mark Webber yang telah kehilangan pelung untuk menjadi juara dunia tahun ini.

Vettel berharap Webber membantunya untuk memenangi GP Brasil. “kami terus bekerja sama dan saya pikir dalam situasinya memanas, kemudian saya pikir Webber adalah orang terakhir yang bisa mebantu saya,” tutupnya.

REUTERS | BAGUS WIJANARKO

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi