Toyota Luncurkan Penantang BMW 5, Toyota Mark X
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 20 Oktober 2009 14:08 WIB
Dok:World Car Fans

TEMPO Interaktif, Jakarta:Toyota Jepang telah meluncurkan redisain Toyota Mark X. Sedan baru itu akan diproduksi dalam dua tipe mesin V6, yaitu 2.500 cc yang mampu menyemburkan tenaga maksimum 200 daya kuda.

Toyota Marx XMesin ini, sebut Toyota seperti yang dikutip autoworld dan wolrdcarfans.com diadopsi mesin Lexus IS250. Tipe kedua adalah mesin berkapasitas 3.500 cc, d yang mampu mencapai tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 314 daya kuda. Mesin tersebut diadopsi dari mesin Lexus GS350. ”Keduanya menggunakan sistem transmisi otomatis dengan enam percepatan,” tutur sumber Toyota.

Sementara, tingkat akselerasi kecepatan dari 0 -100 kilometer per jam dicapai pada 8,4 detik. Mobil yang akan dipamerkan pada Tokyo Motor Show 24 tu hanya butuh satu liter bahan bakar untuk 13 kilometer jarak yang ditempuh. ”Sedangkan mesin 3.500 cc jauh lebih kuat dan halus meski irit bahan bakar,”

Kapasitas bagasi yang mencapai 4.800 liter mampu untuk memuat empat tas stick golf. Sementara, fitur keselamatan berkendara yang ada di mobil ini antara lain, tujuh airbag, sistem pengaman bila terjadi tabrakan, sistem adaptive pada lampu depan, intelligent parking assist, dan masih banyak lagi.

Marx X  InteriorSedangkan di interior, terdapat perangkat sistem navigasi HDD, 12 speaker plus saluran televisi digital terrestrial 12 inci. Dan balutan kulit pada jok semakin menambah kesan mewah yang memiliki panjang 4,73 meter ini.

Soal kenyamanan suspensi? Tak perlu diragukan. dengan front double-wishbone dan rear multilink suspension menjadikan kenyamanan berkendara semakin mantap.

Ihwal harga, sumber Toyota menyebut, sedan yang disebut sebagai saudara dekat Lexus IS dan GS itu akan dibanderol sekitar 2,4 – 3,8 juta Yen atau sekitar 17,6 – 28,1 ribu poundseterling. Namun sayang, sedan yang disebut-sebut sebagai penantang BMW5 itu belum akan dipasarkan di Indonesia, karena masih terbatas dipasarkan di Jepang saja.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi