Meski Sulit Button Siap Pertahankan Gelar  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 21 Oktober 2009 10:32 WIB
AP Photo
TEMPO Interaktif,London:Juara dunia Formula Satu tahu ini Jenson Button sadar keinginannya untuk menjadi orang Inggris pertama untuk mempertahankan gelar juara akan sangat sulit di lakukannya dalam ajang lomba adu ngebut itu.

Button, 29 tahun, memenangi gelar pertamanya setelah finis di tempat kelima pada Grand Prix Brasil untuk meneruskan kesuksesan juara bertahan dan rekan senegaranya Lewis Hamilton, Minggu (18/10).

Namun, pacar model pakaian dalam Jessica Michibata itu tidak pernah menang sejak Juni lalu, bangkit setelah tim Jepang Honda mundur.

Tapi setelah timnya Brawn GP memenangi gelar konsturktor ditambah performa impresif Red Bull, mengindikasikan pertarungan untuk menjadi juara dunia jet darat, kini telah menyebar dari tim-tim mapan seperti Ferrari dan McLaren.

“Perjuangan untuk mempertahankan gelar juara dunia akan semakin sulit. Ini adalah olahraga yang sangat kompetitif,” kata Button, Rabu (21/10).

“Saya mungkin bisa mempertahankan gelar para era 70 dan 80-an. Namun sekarang ini setiap pembalap berpeluang untuk menang. Mereka pembalap yang bertalenta.”

Posisi Red Bull sebagai juara konstruktor (161 poin) dikuntit Red Bull di peringkat kedua. Ferrari yang dua musim lalu masih merajai kompetisi 'dipaksa' bertengger di posisi ketiga. Button menganggap bukan hanya mesin mobil saja yang harus bagus. Faktor pembalap juga berperan utama untuk memastikan menjadi juara.

“Anda bisa lihat ketatnya persaingan di antara tim maupun pembalap musim ini. Selisih jarak waktu pembalap kini hanya menyisakan satu detik. 10 sampai 15 tahun lalu selisih antarpembalap bisa berada pada urutan pertama dan ketiga,” bebernya.

“Ini semakin ketat dan sulit bagi setiap pembalap.”

Meski mengaku sulit, Button siap mempertahankan gelarnya. “Ini akan sangat sulit di mana setiap pembalap pasti akan berusaha mengejarnya. Itu yang menjadi tujuan saya musim depan,” paparnya.

Button menambahkan, meski belum juga memperpanjang kontraknya dengan Brawn GP, ia menegaskan tidak akan bergabung dengan tim lainnya. Itu meskipun tim-tim lain membawakan sekoper uang.

“Buat saya yang terpenting dalam karier adalah untuk bisa mendapatkan mobil yang performanya bagus. Tahun ini saya baru mendapatkan hal itu bersama Brawn GP,” tegasnya.

“Saya ingin terus berprestasi dalam dunia F1.”

Uang menjadi godaan utama dalam F1. Button menegaskan ia tidak ingin dianggap mata duitan. “Saya bukanlah pembalap yang sedang mencari tim baru untuk sebuah tim yang bisa membayar saya dengan uang dalam jumlah besar. Saya ingin maju dan menang lagi,” jelasnya.

Sebelum Button, belum ada pembalap Inggris yang berhasil memenangi gelar juara dunia back to back meski Jim Clark hampir meraihnya pada 1963 dan 1965 di mana John Surtees, satu-satunya pembalap yang bisa memenagi gelar juara dunia, baik itu memakai dua atau empat roda, dengan memenangkannya pada 1964.

Legenda F1 Inggris, Jackie Stewart, masih memegang rekor sebagai pembalap tersukses dalam dunia F1 dalam hal raihan gelar. Itu dilakukannya ketika menyabet gelar juara dunia pada 1969, 1971, dan 1973.

AFP | BAGUS WIJANARKO

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi