Blue Bird Gelar Simulasi Tanggap Darurat Kecelakaan  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 28 Oktober 2009 19:49 WIB
Emergency Drill

TEMPO Interaktif, Jakarta:Apa yang akan dilakukan orang di saat terjadi kecelakaan yang melibatkan kendaraan yang mereka tumpangi? "Panik". Itulah kenyataan yang kerap kita temui. Walhasil, tidak jarang penumpang yang semestinya bisa selamat dari risiko kecelakaan justeru menjadi bagian dari korban.

Blue BirdBegitu pun dengan mereka yang selamat, tak tahu apa yang seharusnya mereka lakukan karena panik. Sehingga mereka seolah tak berdaya untuk menyelamatkan penumpang lainnya.

Berangkat dari kasus yang kerap terjadi itulah, Blue Bird Group sebagai perusahaan penyedia jasa angkutan, Rabu (28/10) menggelar simulasi penanganan kecelakaan atau 'Emergency Drill".

"Kegiatan ini selain untuk mengasah kemampuan pengemudi dan chaperones untuk tanggap dalam penanganan kecelakaan, juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar waspada terhadap peristiwa yang mungkin terjadi selama perjalanan," tutur Teguh Wijayanto, Kepala Hubungan Masyarakat Blue Bird, di Jakarta, Rabu (28/10).

Materi simulasi yang dilakukan di Jakarta International School itu meliputi evakuasi saat terjadi kecelakaan di bus, serta pertolongan pertama yang harus dilakukan pengemudi pada korban kecelakaan. Evakuasi dilakukan dengan cara memecahkan kaca jendela dari dalam dengan menggunakan palu dan dari luar dengan menggunakan benda-benda seadanya.

Selain itu, evakuasi juga dilakukan dengan memanfaatkan atap sebagai pintu darurat (Roof Emergency Door) dan hatchback (pintu bagasi) yang ada di bus. "Simulasi ini melengkapi training yang selama ini diberikan kepada pengemudi bus Big Bird (Blue Bird Group)," tandas Teguh.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi