Brawn: Masa Depan Button di Mercedes GP  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 18 November 2009 09:07 WIB
james buttonTEMPO Interaktif,London:Bos tim Formula Satu, Mercedes Grand Prix yang tadinya bernama Brawn GP, Ross Brawn mengimbau juara dunia F1 2009, Jenson Button bahwa sebaiknya pembalap Inggris bertahan di tim musim depan daripada bergabung dengan McLaren.

“Negosiasi (dengan Button) terus berlanjut dan laporan bahwa ia telah menyetujui kontrak pribadi dengan McLaren tidak membantu sama sekali. Saya akan terkejut jika kasusnya ia resmi bergabung dengan McLaren,” kata Brawn.

“Masa depan terbaiknya adalah bersama kami, di mana ia dikelilingi grup yang bagus dan ada banyak lagi yang bisa kami bicarakan. Hal yang logis adalah ia bertahan dengan kami. Namun tentu hal logis tidak selalu menjamin sukses,” tambahnya.

Menurut media, Brawn terakhir kali berbicara dengan Button pada pekan lali, setelah pembalap 29 tahun itu mengunjungi pabrik McLaren dengan manajernya.Pacar model pakaian dalam Jessica Michibata, yang kontraknya telah berakhir dengan Mercedes dan menginginkan tambahan nilai kontrak yang signifikan, telah bernegosiasi dengan McLaren yang diklaim telah menawarkannya kontrak tiga tahun yang bernilai sedikitnya 6 juta pund sterling (setara Rp 94 miliar) per tahunnya.

Meski harian Guardian melansir bahwa Button telah menyetujui kontrak pribadi dengan McLaren, Mercedes tidak ingin berkomentar soal itu. Jika Button bergabung dengan McLaren, ia akan mendapat bayaran dua kali lipat dari gaji yang diterimanya saat ini dan akan bergabung dengan Lewis Hamilton, dalam susunan pembalap Inggris.

Namun posisi Button jika jadi bergabung dengan McLaren dijamin akan panas. Belajar dari kasus panasnya hubungan antara Hamilton dengan Fernando Alonso, legenda F1 yang kini menjadi pengamat Martin Brundle punya tanggapan sendiri terkait persaingan pembalap di Mclaren.

“Pada masa lampau (McLaren mempunyai sejarah bahwa mereka hanya mendukung satu pembalap. Ini adalah jalurnya Lewis Hamilton, teritorialnya yang telah ia buat. Hamilton sadar kemungkinan datangnya Button akan menekan posisinya,” tegas Brundle.

REUTERS | BAGUS WIJANARKO

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi