Penjualan Mobil Mewah 2009 Diperkiraan Capai 4.500 Unit
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 20 November 2009 19:50 WIB
TEMPO/Arif Andrianto

TEMPO Interaktif, Jakarta:"Luar biasa". Begitulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan pasar mobil mewah di Indonesia. Betapa tidak, di tengah pemberitaan lesunya perekonomian dunia akibat krisis keuangan di Amerika yang kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia, ternyata permintaan mobil mewah di Indonesia terus bertumbuh.

hummerPertumbuhan penjualan rata-rata mencapai 10 - 15 persen. "Permintaan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi melalui importir umum tahun ini mencapai 200 unit. Kalau total penjualan diperkirakan mencapai 4.000 unit atau 10 persen dari total penjualan mobil nasional," tutur Bimo Bagus Prabowo, Manajer Cabang RHYS salah satu importir umum mobil mewah, di Jakarta, Jumat (20/11).

Bahkan sejak diizinkannya importir umum untuk mendatangkan mobil mewah dalam wujud utuh (completely built up/CBU) pada 1999 lalu, jumlah yang diimpor telah mencapai 2.000 - 2.500 unit. Pada 2010 mendatang, Bimo memperkirakan permintaan mobil premium melalui importir umum itu akan mencapai 200 - 250 unit.

"Kalau melihat pertumbuhan ekonomi yang positif, kondisi politik dan keamanan yang kondusif, saya optimitis bisa sebesar itu," aku dia.

Sebelumnya, Rudi Borgenheimer Presiden Direktur PT Mercedes Benz Indonesia, di Jakarta, Kamis (22/10) lalu, mengatakan dari data yang dihimpun PT MBI, diperkirakan peningkatan penjualan mobil mewah di Indonesia pada 2009 ini mencapai 12 persen dibanding 2008.

Hummer LimousinIa menyebut, total penjualan diperkirakan mencapai 4.050 unit meningkat dari 2008 yang sebesar 2.931 unit. Namun, itu baru angka dari importir khusus belum termasuk importir umum.

Hingga September lalu, kata Rudi, penjualan mobil mewah mencapai 2.022 unit atau naik 3 persen dari periode yang sama 2008 yang sebesar 1.972 unit.

Dari total penjualan tersebut, Mercedes menggenggam 69 persen pangsa pasar diikuti BMW 21, 1 persen, Lexus 6,1 persen, Audi 2,1 persen, Jaguar 1 persen, Volvo 0,8 persen, dan sisanya berbagai merek.

Sedangkan Bimo menyebut, di kalangan importir umum, mobil CBU yang paling banyak diminati konsumen adalah varian Multi Purpose Vehicle (MPV) Toyota Alphard dan Elgrand. "Porsinya bisa mencapai 40 - 50 persen. Lainnya bervariasi mulai dari Sport Utility Vehicle, Jip, sedan, sampai city car," tandas dia.

Namun, sebut Bimo, sejak tiga tahun terakhir, permintaan mobil jip premium Hummer H2 dan H3 terus meningkat. Meski belum sebesar Alphard dan Elgrand namun permintaan hampir merata dari seluruh kota-kota besar di Indonesia.

"Permintaan sekitar 10 persen dari total mobil yang diimpor oleh importir unit. Soal harga, bervariasi karena ada beberapa aksesoris yang sifatnya optional ditawarkan oleh importir," ujarnya.

Untuk menggenjot penjualan mobil mewah itu, RHYS sebagai salah satu importir, Minggu (22/11) menggelar turing dengan Hummer H3 Limousin berkeliling Jakarta bersama para konsumen yang selama ini membeli mobil dari RHYS. "Selain existing customer kami, juga calon pembeli potensial," terang Bimo.

RHYS merupakan salah satu divisi dari Aldira Group. RHYS juga tercatat sebagai salah satu dari 15 importir umum yang ada di wilayah Jakarta.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi