Selama November Penjualan Mobil di Cina Capai 1,34 Juta Unit
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 8 Desember 2009 21:28 WIB
AP Photo

TEMPO Interaktif, Jakarta:Penjualan mobil penumpang di Cina sepanjang November lalu mencapai rekor tertinggi sepanjang tahun ini. Melonjaknya penjualan mobil di Negeri Tirai Bambu itu disebabkan adanya kebijakan dari pemerintah yang memberikan subsidi kepada para petani yang membeli mobil 2.000 cc disamping membaiknya ekonomi lokal.

Industri mobil cinaAsosiasi Industri Otomotif Cina (AIOC) seperti dikutip Dowjones, Selasa (08/12) menyebutkan penjualan mobil penumpang sepanjang November lalu tumbuh 98,2 persen sehingga total penjualan pada bulan itu mencapai 1,04 juta unit. Sedangkan total penjualan kendaraan termasuk truk dan bis meningkat 96 persen, dengan demikian total penjualan kendaraan sepanjang November mencapai 1,34 juta unit.

Sementara penjualan kendaraan Januari - November meningkat 49,7 persen dibanding periode sama tahun lalu. Penjualan sepanjang sebelas bulan itu mencapai 9,23 juta unit. Namun ini penjualan wholesale yaitu dari pabrikan ke dealer. Dengan penjualan tersebut Cina telah menggeser posisi Amerika Serikat sebagai pasar mobil terbesar di dunia.

Penjualan mobil di Amerika Serikat pada November lalu dilaporkan melorot 37 persen menjadi 746.789 unit.Data penyesuaian musiman yang dilansir Autodata Corp menyebut, penjualan mobil tahunan diperkirakan hanya 10,2 juta unit atau level terendah sejak Oktober 1982. Disebutkan pula, berbagai produsen mobil di Amerika dilaporkan telah mengalami penurunan penjualan tahun ke tahun lebih dari 30 persen

Johnny Wong, seorang analis dari Yuanta Securitas, menyebut meroketnya penjualan mobil di Cina tersebut selain karena kebijakan di pabrikan mobil juga didorong oleh kebijakan moneter pemerintah yang mendorong booming-nya konsumsi masyarakat khususnya pembelian mobil. "Saat ini masyarakat memiliki uang," tuturnya.

Sedangkan Wakil Presiden AIOC,Dong Yang, mengaku dia berharap penjualan otomotif di Cina pada tahun ini mencapai 13 juta atau meningkat sekitar 40 persen dibanding tahun lalu.

Chang Xiaocun, Kepala Departemen Pengembangan Pasar pada Kementerian Industri Cina mengatakan, dirinya optimitis pemotongan pajak penjualan mobil (insentif yang diberikan kepada pembeli) yang diberlakukan sejak awal tahun ini akan berlanjut hingga 2010 mendatang. "Dan upaya untuk mendorong konsumsi (pembelian mobil) ini tidak akan berubahn pada tahun mendatang," tandas Chang.

Seperti diketahui sejak Januari lalu pemerintah Cina mengumumkan penurunan pajak pembelian mobil bermesin 1.600 cc sampai 5 persen. Pemerintah menegaskan, program tersebut berlangsung sampai akhir tahun ini.

Pemerintah Cina juga menggelontorkan dana tak kurang dari 5 miliar yuan atau sekitar Rp 68.620.000.000 untuk membantu petani mengganti kendaraan mereka yang telah berusia tua atau besar dengan kendaraan yang lebih baru dan berukuran lebih kecil.

Sejak awal tahun ini pula, pemerintah China juga membelanjakan 10 miliar yuan atau sekitar Rp 1,41 triliun untuk membangun teknologi pabrik mobil baru serta pengembangan mobil dengan berbahan bakar energi alternatif.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi