Honda Ungguli Yamaha dalam Penjualan Motor 2009
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 18 Januari 2010 11:43 WIB
Revo
TEMPO Interaktif, Jakarta - Sepeda motor merek Honda masih merajai penjualan kendaraan roda di tanah air sepanjang 2009. Data penjualan sepeda motor 2009 yang dilansir Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebutkan penjualan motor berlambang sayap mengepak itu mencapai 2.704.097 unit.

Sementara pesaing terkuat Honda, Yamaha, membukukan penjualan 2.674.892 unit. Dengan demikian di antara keduanya hanya terpaut 29.205 unit. “Dengan penjualan wholesale itu total market share kami 46,0 persen. Ini fakta sesungguhnya di lapangan dan sesuai dengan data dari asosiasi, bukan klaim sepihak dari kami,” tutur sumber terpercaya di PT Astra Honda Motor saat dihubungi Tempo di Jakarta, Senin (18/1).

Sumber di PT AHM itu memperinci dalam rentang waktu 12 bulan di 2009, penjualan domestik Honda mencapai 2.701.278 unit atau 46,2 persen dari total penjualan sepeda motor nasional yang mencapai 5.881.975 unit. Sementara penjualan ke luar negeri hanya 2.819 unit.

Sedangkan Yamaha yang berada di urutan kedua penjualan, menurut data AISI, menggenggam 45,5 persen pangsa pasar. “Penjualan Honda terbesar masih di kelas underbone (bebek) yaitu 1.659.764 unit atau sekitar 52,05 persen dari total penjualan. Kelas ini merupakan segmen pasar terbesar motor di tanah air,” papar sumber itu.

Di kelas yang sama, Yamaha tercatat membukukan penjualan 1.217.274 unit atau 38,17 persen. Namun di kelas skuter dan sport, Honda harus mengakui kedigdayaan Yamaha. Pada pasar skuter, penjualan Yamaha mampu menjual 1.237.302 unit, sedangkan Honda hanya 861.740 unit. Di kelas sport, Yamaha mencatatkan penjualan 220.316 unit dan Honda 182.593 unit.

Sementara itu, Abiyoga Nursyanpratama, seorang pengamat pemasaran otomotif, mengatakan masa depan pertarungan Honda dengan Yamaha pada 2010 ini akan ditentukan oleh pertumbuhan kelas bebek dan skuter.

“Artinya bila ternyata pertumbuhan kelas skuter terus tumbuh dari 2009 dan konsumen bebek switch ke skuter maka Yamaha bisa berjaya. Dan sebaliknya bila nantinya bebek yang pertumbuhannya lebih besar maka Honda tetap menggenggam pasar,” tutur dia saat dihubungi Tempo.

Abi menambahkan kedua pabrikan itu memiliki citra merek yang kuat di kedua kelas itu. Menurutnya nama Mio masih menduduki peringkat teratas dalam benak konsumen. Sedangkan nama Honda Revo dan Absolute Revo dalam dua tahun terakhir terus meningkat di benak konsumen.

“Ini karena komunikasi ke publik yang terus intens, selain itu ada Honda Supra X 125 dan Honda Blade, dari merek menempati top of mind konsumen saat ditanya motor bebek yang dikenal. Tapi kalau sport nama Yamaha Vixion dan Scorpio cukup dikenal, meski, saat ini orang menanti kabar tentang pengganti Honda Mega Pro,” terang dia.

Lantas produk-produk bebek, skuter, dan sport apa yang akan diluncurkan Honda atau Yamaha untuk menghadang laju masing-masing? Hingga saat ini kedua pabrikan itu masih belum memberi keterangan resmi.

“Yang terang di 2010 ini, kami akan meluncurkan line up baru dengan teknologi terkini, fitur canggih dan harga sesuai dengan harapan konsumen. Jenisnya, sport, bebek, atau bisa juga skuter,” kata Kristanto, Kepala Komunikasi Perusahaan PT AHM saat dihubungi Tempo beberapa waktu lalu.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi