Buntut Penarikan Produk, Bos Toyota Minta Maaf  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 31 Januari 2010 22:18 WIB
Presiden Toyota Motor Corporation Akio Toyoda. (www.daylife.com)
TEMPO Interaktif, Tokyo - Presiden Toyota Motor Corporation Akio Toyoda, Sabtu (30/1) menyatakan meminta maaf kepada para pemilik mobil keluaran pabrikan tersebut. Permintaan maaf itu menyusul penarikan mobil Toyota karena bermasalahnya pedal gas.

Pernyataan orang nomor satu di Toyota itu merupakan yang pertamakalinya setelah serangkaian penarikan kembali produk Toyota di Amerika dan Eropa sepanjang Januari 2010 ini.

"Kami meminta maaf karena telah membuat konsumen merasa khawatir," papar Toyoda yang tengah menghadiri World Economic Forum di Davos Swiss itu kepada reporter NHK seperti dikutip Associated Press

Cucu pendiri Toyota itu mengatakan, kini perusahaannya tengah melakukan investigasi atas kasus tersebut dan berusaha secepatnya memberikan jalan keluar bagi para pemilik mobil.

Sementara Mike Michels, Juru Bicara Toyota mengatakan Toyota telah menerima masukan dari pemerintah Amerika Serikat (National Highway Traffic Safety Agency/NTHSA-red), Sabtu (30/1). Namun ia tak menyebutkan masukan seperti apa yang diberikan badan pemerintah tersebut.

Kendati demikian, Toyota mengatakan pihaknya telah mulai mengirimkan pedal baru kepada dealer untuk mengganti pedal yang dinyatakan bermasalah. Pabrikan ini juga menyebutkan, pedal gas yang ada di mobil Toyota tersebut tidak semuanya bermasalah.

Disebutkan pula, selain buatan pabrikan Jepang pedal yang dipasang di mobil Toyota itu diproduksi oleh pabrikan Amerika yaitu CTS Corporation. Pedal yang diproduksi Denso--pabrikan Jepang--ternyata berfungsi baik tutur sumber dari sebuah dealer Toyota di Amerika.

"Yang pasti perbaikan akan segera dilakukan dan ini telah mendapatkan persetujuan dari NTHSA," ujar sumber tersebut.

Seperti diketahui, pada pekan kedua Januari, Toyota telah menarik 2,3 juta unit produknya di Amerika. Selang sepekan kemudian, penarikan dilakukan kembali atas 1,7 juta unit produk. Penarikan produk itu diikuti dengan penarikan 1,8 juta unit mobil di Eropa dengan alasan yang sama yaitu pedal gas yang bermasalah.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi