Cina Bakal Jadi Pasar Utama Toyota
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 1 Maret 2010 15:49 WIB
Wakil Presiden Eksekutif Toyota Motor Akio Toyoda, berbicara dengan wartawan dalam acara peluncuran Toyota Prius di Tokyo (18/5). Foto: AP/Shizuo Kambayashi
TEMPO Interaktif, Negeri Tirai Bambu itu mungkin jadi pasar utama Toyota setelah didera derita akibat penarikan jutaan mobilnya di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat.

Demikian penjelasan juru bicara Ririko Takeuchi seperti yang disampaikan secara langsung oleh Presiden Toyota, Akio Toyoda di depan wartawan dalam jumpa pers di sebuah hotel di Beijing, Senin waktu setempat.

Toyoda hadir di Cina menyusul dengar pendapat yang disampaikan di depan anggota Kongres Amerika pekan lalu oleh cucu pendiri kerajaan otomotif ini tentang penarikan Toyota dari pasar karena faktor keselamatan kendaraan. Selain di Amerika, Toyota juga menarik 75 ribu mobil sport jenis RAV4 di Cina akhir Januari lalu. Toyota menarik 8,5 juta kendaraan dari seluruh dunia karena adalah masalah di bagian pedal, karpet dek, dan masalah perangkat lunak rem.

Raksasa mobil Jepang ini berambisi menjadikan Cina sebagai pusat pertumbuhan produksi Toyota di dunia. Dari negeri ini, Toyota berharap dapat memproduksi 800 ribu kendaraan, naik bila dibandingkan 2009 yang mencapai 709 ribu mobil. Secara keseluruhan, pasar Toyota di Cina naik 45 persen atau meningkat menjadi 13,6 juta tahun lalu, menyalip pasar mobil produksi Amerika.

Kendati tergolong datang belakangan di Cina, jika dibandingkan dengan pesaingnya General Motor, Volkswagen, dan Nissan, kehadiran Toyoda ke Cina sangat penting terutama untuk mendongkrak penjualan Toyota.

Produksi Toyota pertama kali dibuat di Cina pada 2006 jenis Camry, hasil kerjasama dengan perusahaan otomotif Gungzhou di selatan Cina terutama untuk pasat Hong Kong dan sekitarnya. Sementara untuk pasar di utara, bekerjasama dengan Kelompok FAW.

"Cina adalah pasar terbesar untuk produsen mobil, sehingga Toyota tak bisa mengabaikan kenyataan itu," ujar Mamoru Kato, seorang pengamat dari Pusat Penelitian Tokai Tokyo di nagoya kepada kantor berita The Associated Press.

"Oleh sebab itu mereka (Toyota) harus secepatnya mengatasi masalah keselamatan kendaraan produksinya."AP | CHOIRUL

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi