Permintaan Meningkat, Honda Bangun Pabrik Baru di India  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 10 Maret 2010 09:04 WIB
motorcycles.about.com
TEMPO Interaktif,New Delhi:Pabrikan sepeda motor asal Jepang, Honda Motors melalui divisinya di India , Honda Motorcycle and Scooter India (HMSI), Selasa (9/3) mengumumkan mulai membangun pabrik kedua di negara itu. Pembangunan pabrik ini menyusul terus bertambahnya permintaan terhadap motor berlambang sayap mengepak tersebut.

“Tahun lalu (2009-red), penjualan Honda mencapai 1,1 juta unit atau meningkat 11 persen dibanding penjualan 2008. Kinerja penjualan tersebut merupakan capaian tertinggi dalam sembilan tahun terakhir,” papar sumber HMSI seperti dikutip indianon2wheels.com.

Pabrik yang dibangun diatas lahan seluas 240 ribu meter persegi itu, rencananya mulai dioperasikan pada paruh kedua 2011. Sedangkan kapasitas pabrik yang terletak di Rajasthan, 90 kilometer di luar New Delhi itu mencapai 600 ribu unit per tahun. 

Saat ini, di pabrik yang ada, HMSI telah meningkatkan kapasitas produksi tahunan dari 1,25 juta menjadi 1,55 juta atau meningkat 300 ribu unit. Hal itu dilakukan guna mengimbangi permintaan pasar yang terus bertumbuh. 

HMSI mengaku menggelontorkan dana 4,7 juta Rupee (8,9 juta yen) atau sekitar Rp 911,8 juta untuk membangun pabrik baru tersebut. 

Namun tak hanya jumlah produksi saja yang digenjot Honda India itu. Sejumlah model baru pun diluncurkan. Tercatat, Honda Activa yaitu skuter 110 cc yang diluncurkan awal 2009 lalu. Skuter ini diklaim sebagai model paling laris dari jajaran keluarga Honda di India.

Bahkan pada Februari lalu, pabrikan ini meluncurkan Honda CB Twister 110 cc untuk memenuhi permintaan pasar segmen 100 – 110 cc. “Porsi segmen ini mencapai hampir 50 persen dari total pasar motor (di India),” aku sumber tersebut.

Seperti diketahui, total penjualan sepeda motor di India sepanjang 2009 lalu mencapai 8,8 juta unit atau nomor dua terbesar di dunia setelah Cina. Bila dibanding 2008, penjualan 2009 itu meningkat 19 persen. “Jadi, pertumbuhan pasar masih cukup besar,” tandas sumber itu.  

Sementara itu, Dealer Kendaraan Bermotor India seperti dilaporkan menyebut pada 2010 ini permintaan motor di Negeri Gangga itu diperkirakan akan menyentuh angka 10 – 10,5 juta unit. Membaiknya daya beli masyarakat akan mendorong pembelian motor baru di negara itu.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi