Pembalap Minta Lomba GP Qatar Dimajukan  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 22 Maret 2010 11:01 WIB
Casey Stoner. REUTERS/Fadi Al-Assaad

TEMPO Interaktif,Milan:Para pembalap elit MotoGP meminta untuk pertama kalinya gelaran pembuka Grand Prix Qatar dimajukan dengan alasan keamanan setelah terjadinya beberapa tabrakan dalam sesi tes pekan ini.

Grand Prix Qatar di Sirkuit Losail biasanya digelar pada jam 11 malam waktu setempat. Namun Casey Stoner, adalah salah satu pembalap yang terjatuh di tikungan kedua bersama rekan setimnya di Ducati Nicky Hayden dan pembalap Tech 3 Yamaha Colin Edwards dan Ben Spies. Mereka berpikir kondisi trek di lintasan pada malam hari berbahaya.

“Ini membuat saya kesal karena banyak dari kami yang terjatuh dalam sesi tes pada tahun sebelumnya. Sesuatu yang aneh terjadi, mungkin kelembaban di permukaan lintasan. Anda tidak mungkin terjatuh ketika mencoba mempercepat laju motor di tikungan, namun ketika Anda pada posisi lurus,” tegas Stoner.

Menurut Stoner, di atas semuanya mereka (pengelola Sirkuit Losail) telah menempatkan aspal di seberang trotoar. “Saya tidak mengerti kenapa. Anda terjatuh di sana dan Anda tidak pernah bisa kencang. Sulit mengandalkan kondisi ban dengan suhu ketika kami berlomba. Tidak ada peringatan: bang dan Anda terjatuh,” tutur pembalap Australia tersebut.

Juara bertahan MotoGP Valentino Rossi melihat lomba di awal akan lebih baik bagi pemirsa televisi Eropa. Ia meminta bos Dorna(pemegang hak resmi menggelar MotoGP), Carmelo Espeleta dan perwakilan keamanan FIA Franco Uncini untuk segera mengambil langkah tegas sebelum dimulainya GP Qatar pada 11 April mendatang.

“Untuk menunggu hingga jam 11 malam adalah bukan ide yang cemerlang. Lebih baik untuk berlomba lebih cepat. Kami tidak mempunyai waktu untuk berbicara dengan pembalap lainnya. Namun saya akan meminta Loris Capirossi (pembalap Suzuki) untuk melakukannya,” kata Stoner yang baru-baru ini mengunjungi Indonesia untuk mempromosikan Yamaha.

The Doctor menilai MotoGP perlu mendengar soal insiden terjatuhnya pembalap dari Uncini. “Karena jika kami berbicara tentang hal ini pada hari Jumat maka akan sulit bagi kami untuk melakukan apa pun. Saya pikir orang akan senang melihat lomba digelar pada pukul 8,” harap Rossi.

Di lain pihak Capirossi beranggapan ada banyak alternatif opsi dengan tetap menggelar lomba pada waktu malam. Itu dengan mempertahankan segi keamanan.

“Oke jika mereka menginginkan untuk menggelar lomba pada waktu malam. Di Qatar pada jam 6 telah gelap. Kami bisa berlomba pada pukul 8 atau bahkan jam 10. Televisi penting namun kami memperhitungkannya juga dan Anda akan melihat sesuatu berubah,” tegas Capirossi.

AUTOSPORT | BAGUS WIJANARKO

#MotoGP

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi