Zhejiang Geely Resmi Menjadi Pemilik Baru Volvo
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 29 Maret 2010 11:41 WIB
Logo Volvo di bagian depan gril, di Miami, Rabu (22/7). Pembuat truck Volvo di Swedia melaporkan kerugian kuartal ketiga berturut-turut karena jatuhnya penjualan di tengah lemahnya permintaan di periode April-Juni. AP Photo/Alan Diaz
TEMPO Interaktif, Stockholm - Mulai Ahad (28/3) kemarin, Zhejiang Geely Holding Group resmi menjadi pemilik baru merek Volvo. Hal tersebut terjadi setelah pabrikan asal Cina itu menyelesaikan proses pembelian Volvo dari Ford Motor yang selama ini menguasai saham Volvo. Total nilai yang harus dibayar Geely ke Ford mencapai US$ 1,8 miliar atau sekitar Rp 165,6 triliun.

Selanjutnya, seperti dikatakan Chairman Zhejiang Geely, Li Shufu Geely sudah merencanakan untuk membangun pabrik di Beijing untuk memproduksi 300 ribu unit model Volvo.

“Pasar Cina telah melampui Amerika pada tahun lalu, yaitu 13,6 juta unit atau 46 persen diatas penjualan mobil di Amerika. Kini, Cina ingin melakukan perluasan barat, namun belum memiliki teknologi dan merek untuk melakukannya,” tulis Reuters.

Lantaran itulah, pembelian itu akan menjadi sebuah pijakan untuk melakukan ekspnasi ke barat. "Ini merupakan batu loncatan dalam sejarah Geely," sebut Li Shufu.

Hanya, Geely tidak akan memindahkan kantor Volvo ke Cina. Manajemen Volvo tetap berada di Swedia. Para anggota serikat pekerja pabrikan asal Swedia itu pun kini menduikung penuh pembelian Volvo oleh pabrikan asal Negeri Tirai Bambu itu.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi