IIMS 2010 Targetkan Transaksi Rp 2 Triliun
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 30 Maret 2010 18:53 WIB
Johnny Darmawan Ketua Penyelenggara The 18th IIMS 2010 (tengah) dan Sudirman MR, Ketua Umum Gaikindo (kanan). (Raju Febrian/TEMPO)

TEMPO Interaktif, Jakarta:Meski gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010 baru digelar 23 Juli - 1 Agustus mendatang, namun panitia penyelenggara dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah mematok target transaksi di ajang itu mencapai Rp 2 trilun atau 7.000 unit kendaraan.

Iklim perekonomian nasional yang dinilai kondusif diyakini akan mendorong pelaksanaan hajatan ini lebih baik ketimbang tahun sebelumnya. "Untuk IIMS 2010 ini, kami mengharapkan nilai transaksi dapat mencapai Rp 2 triliun atau sekitar 7.000 unit kendaraan. Melihat perekonomian dan penjualan otomotif dalam beberapa bulan pertama tahun ini yang cukup baik, kami optimistis gelaran tahun ini akan lebih baik sibanding tahun sebelumnya," tutur Sudirman MR, Ketua Umum Gaikindo, di Jakarta, Selasa (30/3).

Sudirman menambahkan, pihaknya berharap gelaran IIMS itu, tak sekadar menjadi ajang transaksi, tetapi juga menjadi wahana bertukar pikiran dan informasi antara produsen, konsumen, maupun pemerhati otomotif di Indonesia.

"Hal ini sangat penting untuk pengembangan produk maupun layanan lainnya sehingga akan mendorong pertumbuhan industri ototomotif di tanah air," terang dia.

Sementara, Johnny Darmawan selaku Ketua Penyelenggara IIMS 2010 menegaskan, pameran otomotif terbesar di tanah air itu akan mengusung tema 'Eco Technology Motoring'. Melalui tema itu, kegiatan tahunan itu diharapkan bisa menyadarkan produsen mobil, produsen komponen pendukung, serta konsumen terhadap pentingnya upaya menekan dampak pemanasan global.

"Eco Technology Motoring menggambarkan sebuah upaya untuk memenuhi kebutuhi manusia terhadap sarana transportasi dengan memanfaatkan teknologi yang memperhatikan ekologi sebagai dasarnya," tandas Johnny.

Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) itu menjelaskan, teknologi ramah lingkungan tak hanya dimanfaatkan pada produk akhir otomotif saja tetapi juga dalam proses pembuatannya mulai dari bahan baku, cara kerja, komponen, hingga pemeliharaannya.

"Hampir semua merek besar di dunia berusaha untuk menciptakan teknologi ramah lingkungan ini," aku Johnny.

ARIF ARIANTO | RAJU FEBRIAN

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi