"Yamaha Melempem di Trek Lurus"
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 15 April 2010 11:03 WIB
Pembalap dari Tim Fiat Yamaha Jorge Lorenzo keluar dari garasi, untuk latihan kedua Lomba Malaysian MotoGP di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur (24/10). Lomba akan berlangsung Minggu besok. AP/Vincent Thian
TEMPO Interaktif , Milan:Bos tim Yamaha MotoGP, Davide Brivio mengaku timnya memerlukan untuk meningkatkan tenaga mesin pada motor yang dipakai Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Meski Yamaha memulai awal musim 2010 dengan finis di posisi satu-dua di Grand Prix Qatar, M1, motor yang dipakai Rossi dan Lorenzo tampil kurang menggigit dibandingkan lawan-lawannya. Salah satu motor yang terlihat kencang adalah Honda.

Peraturan musim ini membolehkan setiap pembalap menggunakan enam mesin. Brivio khawatir timnya akan gagal meningkatkan performa mesin. “Motor kami terlihat lambat khususnya di trek lurus. Mari berharap kami bisa cepat mencari solusinya,” kata Brivio, Kamis (15/4).

“Namun akibat peraturan baru kami sulit mencari solusi terbaik. Kami harus mempertimbangkan dengan baik jalan keluarnya,” ternag Brivio.

Motor Rossi sempat berhenti setelah bendera tanda lomba berakhir dikibarkan, setelah kehabisan bahan bakar. Brivio menuding itu terjadi lantaran gesekan ban dan aspal yang terlalu kencang yang membuat bahan bakar motor timnya cepat habis.

“Ketika motor sedang berlari, Anda kehilangan keseimbangan dan ini memerlukan konsumsi bahan bakar yang banyak. Kami mempunyai sistem yang bisa memperhitungkan pasokan bahan bakar ketika berlomba,” terang Brivio.

“Jika sistem mendeteksi motor mengkonsumsi terlalu banyak bahan bakar, tenaga otomatis akan berkurang,” jelasnya.

AUTOSPORT | BAGUS WIJANARKO

#MotoGP

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi