Hyundai i30 Tembus Angka 500.000 Unit di Seluruh Dunia
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Sabtu, 17 April 2010 02:38 WIB
Hyundai i30 (Dok. Hyundai)

TEMPO Interaktif, Jakarta - Prestasi luar biasa di catat Hyundai i30. Mobil kompak Hyundai itu telah melewati angka penjualan 500.000 unit di seluruh dunia. Raihan ini dibuat Hyundai dalam waktu tiga tahun setelah peluncuran pertama i30 pada tahun 2007.

"i30 memberikan paket terkalahkan dari fitur-fitur terkemuka, nilai, dan ekonomi," kata Damien Meredith, direktur penjualan Hyundai Motor Company Australia sebagaimana dikutip autoevolution.com.

"i30 terus mendapat sambutan di Australia, memimpin segmennya untuk pertama kalinya pada bulan Maret," tambah laman resmi Hyundai.

Sejak dijual di Australia pada akhir tahun 2007 lalu, i30 dan i30cw wagon telah terjual lebih dari 42.430 unit. Model ini juga menjadi best selling untuk kategori small car di Australia sepanjang Maret 2010 lalu setelah terjual 3.678 unit dengan pangsa pasar 16,4% di segmennya.

Pekan ini, Hyundai i30 juga menerima penghargaan kualitas di Inggris setelah meraih tempat pertama dalam survei Driver Power Top 100, yang dilakukan oleh majalah Auto Express. Berdasarkan penelitian majalah tersebut, i30 menjadi mobil yang paling memuaskan untuk memiliki di pasar Inggris saat ini, mengalahkan pemenang tahun 2009, Jaguar XF.

"Ini adalah terobosan besar bagi Hyundai. Selama bertahun-tahun, pemilik telah memberitahukan kami bagaimana mobil mereka bisa diandalkan dan apa nilai yang baik bagi mereka. Tapi ini adalah bukti bahwa konsumen sekarang dapat dipuaskan di banyak hal," kata editor Auto Express, David Johns.

i30 ditawarkan dengan dua bensin dan dua mesin diesel dengan kapasitas 1.4 liter yang menghasilkan tenaga 109 horsepower. Selain itu juga ada varian mesin 1.6 liter dengan tenaga 126 horsepower.

Sayangnya, di Indonesia model ini belum dipasarkan. PT Hyundai Mobil Indonesia selalu pemegang merek Hyundai di Indonesia baru memasarkan dua adiknya yaitu i10 dan 120. "Kami masih mempertimbangkan soal harga. Karena jika kami membawanya sekarang harganya terlalu mahal," terang Jongkie D Sugiharto, Presiden Direktur PT HMI beberapa waktu lalu. 

RAJU FEBRIAN

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi