Toyota Isyaratkan Setuju Bayar Denda US$ 16.4 Juta
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 19 April 2010 16:56 WIB
REUTERS/Christian Hartmann

TEMPO Interaktif, Washington - Meski belum ada keterangan resmi, namun Toyota Motor Corporation disebut-sebut telah mengisyaratkan untuk membayar denda sebesar US$16,4 juta atau sekitar Rp 148 miliar. Pembayaran harus dilakukan pada 19 April ini.

Demikian diungkapkan salah seorang pejabat Departemen Perhubungan Amerika Serikat seperti dikutip DetNews seperti dikutip autoevolution.com, Senin (19/4). Disebutkan pula, Toyota memiliki waktu 30 hari untuk menyelesaikan pembayaran denda tersebut.

Bila Toyota menolak membayar denda itu, maka pabrikan ini harus berhadapan dengan pengadilan untuk menghadapi tuntutan. Meski mengaku tak ingin menyudutkan Toyota., tetapi pejabat itu menyebut isyarat tersebut merupakan pertanda Toyota telah mengakui atas apa yang dituduhkan kepadanya.

“(Tetapi) dengan membayar penuh denda, Toyota telah mengakui bertanggungjawab atas tuduhan telah menyembunyikan ketidakberesan (pedal gas dan rem produknya) dari NHTSA, dan itu melanggar hukum,” papar sang pejabat.

Putusan denda itu diumumkan pada 6 April  lalu. Bersaran denda itu merupakan yang terbesar dikenakan kepada sebuah produsen mobil yang pernah terjadi selama ini. Sementara, hingga saat ini Toyota hanya menanggapi secara tertulis tuntutan denda tersebut.

Putusan denda diberikan setelah Badan Nasional Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menilai Toyota lamban dalam menarik produknya yang mengalami masalah.

Tak hanya itu, pabrikan otomotif terbesar di dunia itu, juga dituduh dengan sengaja menutup-nutupi ketidakberesan pada produknya – terutama pedal gas dan piranti pengereman - di Negeri Paman Sam yang mengakibatkan kecelakaan.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi