Toyota Mulai Produksi Camry Hybrid di Cina
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 21 April 2010 19:59 WIB
Toyota Camry (Dok. Toyota)

TEMPO Interaktif, Beijing:Komitmen Toyota untuk memproduksi nan ramah lingkungan terus dibuktikan. Setelah memproduksi Camry hybrid di Amerika, Thailand, Australia, dan Jepang sendiri, Rabu (21/4) Toyota mengumumkan mulai memproduksi sedan Toyota Camry versi hybrid.

Seperti dikutip paultan.com, pabrikan asal Jepang itu menggandeng mitra lokal Guangzhou Automobile Group Co - kemudian bernama Guangzhou Toyota Motor - telah membangun fasilitas produksi di Propinsi Guangdong. Rencananya, pabrikan ini akan memproduksi 10 ribu unit sedan hybrid tersebut.

Sedangkan sumber Toyota menyebut, pihaknya telah memperkenalkan Camry Hybrid di China pada saat gelaran pameran mobil di Shanghai awal 2009 lalu. "Kebijakan ini (memproduksi Camry hybrid) bertujuan untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan mobil ramah lingkungan (di Cina)," ujar sumber tersebut.

Sejatinya, Toyota telah memproduksi mobil hybrid di cina yaitu Toyota Prius , namun jumlahnya sangat kecil hanya 320 unit. Ghuangzhou Toyota, tahun ini mematok target penjualan Camry 170.000 unit, termasuk Camry Hybrid. Sebelumnya, mulai Mei 2009 lalu, Toyota telah memproduksi Camry hybrid di Thailand.

Produksi di negara itu ditujukan untuk pasar negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Di Negeri Gajah Putih itu, Toyota mematok target penjualan 900-1.000 unit per bulan. Toyota juga menyebut, kendati material dan fitur pendukung Camry hybrid yang diproduksi di masing-masing negara itu berbeda, namun mesinnya sama.

Camry hybrid dibekali mesin 2.400 cc berkode 2AZ-FXE dan dipadu dengan motor listrik berkekuatan 30 kilowatt. Mesin konvensional diklaim mampu menyemburkan tenaga 147 daya kuda pada 6.000 rpm, dan torsi 187 Newton meter (Nm) pada 4.400 rpm. Sedangkan motor listrik menghasilkan tenaga 30 kilowatt (Kw) dan torsi 270 Nm.

ARIF ARIANTO

#Info Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi