Permintaan Melonjak, Mercedes Genjot Produksi di Cina
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 22 April 2010 13:18 WIB
Mercedes-Benz Indonesia kembali menggelar "Rescue Lebaran" yang dilangsungkan 18 September hingga 27 September 2009.
TEMPO Interaktif, Beijing - Pabrikan otomotif asal Jerman, Mercedes Benz, berniat menggenjot produksinya di Cina menyusul tingginya permintaan selama kuartal pertama lalu. Mercedes mengaku dengan menggandeng mitra lokal akan meningkatkan kapasitas produksi hingga 100 ribu unit pada tahun ini di Negeri Tirai Bambu itu.

Selain meningkatkan jumlah produksi, Mercedes juga akan menambah model atau varian mobil yang dipasarkan. Salah satu model yang akan diluncurkan adalah sedan E-Class.

“Kami bertekad menjual 100 ribu unit mobil penumpang di Cina pada tahun ini. Peluncuran sedan E-Class akan membuat penjualan Mercedes Benz di Cina semakin dinamis,” tutur Joachim Schmidt, Executive Vice President Sales and Marketing Mercedes-Benz Cars, di Cina seperti dikutip autoevolution.com, Kamis (22/4).

Pabrikan itu mengaku sepanjang Januari – Maret lalu telah menjual 24.100 unit (penjualan wholesale) di Cina. Sementara dengan peningkatan kapasitas produksi itu, kata Schmidt, Mercedes Cina tak akan melakukan impor mobil Mercedes utuh dari negara lain.

Sebelumnya seperti diwartakan gasgoo.com, Schmidt mengatakan permintaan terhadap model E-Class dan limusin S-Class, tumbuh pesat terutama di Amerika Serikat dan Cina. Sepanjang tiga bulan pertama di 2010 ini, penjualan ritel Mercedes di Cina mencapai 23.610 unit atau meningkat 112 persen.

Sedangkan sepanjang Maret saja, penjualan seluruh merek Mercedes yang terdiri dari Mercedes Benz, Smart, AMG, dan Mayback tercatat 8.280 unit. Sementara total penjualan merek ini sepanjang 2009 lalu, hanya 68.500 unit.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi