Mobil Boros Bahan Bakar? Nih Salah Satu Penyebabnya  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 7 Mei 2010 17:34 WIB
Foto ilustrasi. TEMPO/Arif Arianto

TEMPO Interaktif, Jakarta - Mobil irit bahan bakar? Tentu, mobil seperti itulah yang menjadi idaman semua orang. Terlebih bila ada embel-embel, bisa dipacu dengan kecepatan tinggi serta memiliki desain bagus dan fitur lengkap.

Sejatinya, semua pabrikan merancang mobil produksinya hemat bahan bakar. Hanya, kenyataannya kerap kita temui orang masih mengeluh, mobilnya tetap saja boros meski telah dilakukan modifikasi sekali pun. Tak usah marah, barangkali cara mengemudi yang salah.

“Salah satu penyebabnya adalah, kendaraan yang dipacu dengan kecepatan diatas rata-rata dan tidak konstan, akibatnya putaran mesin juga tinggi tidak beraturan. Sehingga jumlah bahan bakar yang masuk ke ruang bakar juga tidak konstan jumlahnya,” papar Aan Fatoni, Mekanik Cahaya Abadi Motor, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (7/5).

Lantas bagaimana cara mengemudi yang benar, sehingga tak menguras bahan bakar? Berikut tips yang diberikan Aan.

Perhatikan putaran mesin

Satu hal hal yang harus diperhatikan adalah menjaga kecepatan tetap ajeg atau konstan. “Untuk menjaga laju mobil tetap ajeg, harus diperhatikan angka kecepatan yang tertera di speedometer dan angka putaran mesin per menit atau RPM,” terang Aan.

Bila Anda menggunakan mobil bermesin bensin sebaiknya menjaga angka RPM berada di kisaran 3.000 – 4.000. Sedangkan bila mobil yang Anda kemudikan mobil bermesin disel, jaga RPM berada di 2.500 – 3.500.

Posisi ini penting diperhatikan, baik di saat Anda melintasi jalanan menanjak atau menurun. Disini Anda juga dituntut untuk piawai memainkan kopling persneling dan rem secara seimbang. Artinya, pengereman dan pindah gigi harus memperhatikan RPM tetap konstan.

“Perhatikan angka itu setiap akan memindah posisi gigi. Bila RPM bisa dijaga secara konstan maka, bahan bakar yang masuk ke ruang bakar jumlahnya juga tetap. Ini kunci boros tidaknya konsumsi bahan bakar,” tambah Aan.

Jangan membuka kaca hanya sebelah

Bila Anda tidak ingin menggunakan piranti pendingin ruangan atau air conditioner, karena berbagai alasan dan hanya ingin membuka kaca mobil, upayakan jangan hanya membuka sebelah saja.

Pasalnya, bila hanya sebelah, maka udara yang masuk ke kabin tidak tersalur keluar atau tertahan di mobil. Hal itu sama halnya dengan menahan hempasan. Sehingga beban yang harus ditahan oleh mobil juga semakin berat.

“Perhitungan pabrikan mobil menyebutkan, akibat membuka kaca mobil hanya sebelah saja itu sama halnya menambah boros bahan bakar 5 – 10 persen dari penggunaan bakar yang semestinya,” papar Aan.

Inilah tips sederhana untuk mengatasi pemakaian bahan bakar yang berlebih dari seharusnya.”Meski sepele, tetapi tak jarang orang yang tidak memahaminya. Tetapi bila cara ini sudah dipraktekkan dengan benar tetapi tetap boros, sebaiknya memeriksakan mobil ke bengkel. Mungkin ada yang tidak beres,” sebut Aan.

ARIF ARIANTO

#Info Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi