Michelin Luncurkan Ban Khusus Mobil Mewah
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 24 Mei 2010 12:19 WIB
autoevolution.com
TEMPO Interaktif,Paris:Pabrikan ban asal Perancis, Michelin, akhir pekan lalu meluncurkan ban anyar besutannya Michelin Primacy MXM4. Produsen ini mengklaim, ban baru produknya itu mampu menghentikan mobil dalam jarak dua kali panjang mobil lebih cepat dibanding ban sejenis di kelasnya.

“Sementara, di lintasan basah ban ini mampu menghentikan mobil 19 kaki (sekitar 6,2 meter) lebih pendek dibanding ban pesaing yang ada saat ini,” sebut siaran pers Michelin seperti dikutip autoevolution.com, Senin (24/5).

Keunggulan daya cengkeram Primacy MXM4 itu berkat campuran senyawa minyak bunga matahari di bahan pembuat lapisan compound. Pabrikan itu mengaku, minyak bunga matahari yang digunakan pada teknologi Helio Compound itu dipatenkan sebagai teknologi Senyawa Helio Compound Michelin.

“Ban mewah ini memiliki kinerja keselamatan yang tinggi baik di saat cuaca hujan maupun bersalju. Selain itu, memberikan kenyamanan berkendara sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen,” papar Michelin.

Ban anyar itu juga menggunakan teknologi inovatif berupa 3-D Sipes dan konstruksi MaxTouch . Sehingga, selain menjadikan mobil semakin lincah diajak bermanuver di berbagai lintasan, umur ban pun lebih panjang.

“Dengan demikian, tingkat konsumsi bahan bakar mobil lebih irit dan emisi C)2 juga lebih rendah,” terang Michelin.

Primacy MXM4 ini mulai dipasarkan di Amerika mulai 1 Juli mendatang untuk menggantikan varian Michelin Pilot. Di pasar negara-negara Amerika Utara itu, Primacy tersedia dalam 13 ukuran dengan diameter lingkaran berkisar 16 – 19 inci.

Ban tersebut, kata Michelin, sangat cocok untuk sedan Mercedes Benz E350 dan E550 model 2010, serta coupe Mercedes Benz E350 dan E550 model 2010. Selain itu juga pas untuk digunakan di Infiniti M37 dan M56 model 2011, maupun Buick Lacrosse model 2009.

Namun sayang, Michelin tidak menyertakan daftar harga untuk produk barunya itu. Pabrikan ini juga tidak menyebut, apakah ban baru itu juga dipasarkan di negara-negara lain di luar Amerika dan Eropa.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi