Seluruh Varian Ford Akan Dilengkapi Auto Start Stop
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 27 Desember 2010 18:13 WIB
Ford C-Max 2012

TEMPO Interaktif, Dearborn:Ford Motor Company (Ford) mengumukan akan memasang fitur Auto Start Stop yang selama ini digunakan di mobil hybrid di semua mobil versi konvensional besutannya. Pabrikan ini mengklaim, dengan peranti itu mobil mampu menghemat konsumsi bahan bakar 4 - 10 persen bahan bakar.

"Bagi pengemudi, fitur ini menawarkan bahan bakar ekstra tanpa mengurangi kenyamanan sebab bekerja secara otomatis," tutur Barb Samardzich, Vice President of Powertrain Engineering Ford seperti dilansir The Auto Channel, Senin (27/12).

Samardzich menjelaskan, seperti halnya versi hybrid peranti Auto Start Stop tersebut tidak mempengaruhi sistem kerja peranti pendingin ruangan (AC), maupun penghangat. Sehingga kenyamanan pengemudi dan penumpang mobil tetap terjaga.

Rencananya, teknologi akan dipasang di model bermesin empat silinder. Setelah semua mesin jenis ini telah terpasangi, kemudian dipasang di model bermesin V6 dan V8. Peranti itu akan dipasang di semua jenis mesin baik bensin maupun disel terbaru, seperti Ford Ka, Mondeo, Focus generasi terbaru, C-Max serta Gran C-Max.

Beberapa model anyar itu akan dipasarkan pada 2012 mendatang. Pada tahap awal model yang dipasangi peranti penghemat bahan bakar itu dipasarkan di wilayah Amerika. Setelah itu akan dipasang di semuamodel yang dipasarkan di berbagai belahan dunia.

Birgit Sorgenfield, Program Manager for Auto Start-Stop, mengatakan peranti itu tidak membutuhkan perawatan khusus. Ia menyebut contoh pengalaman di mobil versi hybrid. "Selama ini, sistem itu (Auto Start Stop) hanya menggunakan bataerai listrik 12 volt untuk up grade starter motornya," tanda dia.

Sorgenfield mengaku, selama ini para pemilik mobil Ford versi hybrid mengaku fitur Auto Start Stop itu merupakan peranti favorit merek. Para pemilik, menyukainya karena peranti itu membantu mematikan sementara mesin kala mobil berhenti di depan lampu isyarat lalu lintas atau saat terjebak kemacetan.

"Mereka tahu, pada saat itu konsumsi bahan bakar juga akan berhenti, sehingga konsumsi lebih irit dan emisi gas buang pun kecil," papar dia.

Ford mengatakan, peranti ciptaannya itu juga memberi kemudahan kepada pengemudi mobil. Pada saat mesin berhenti bekerja sementara misalnya, maka lampu di dashboard akan menyala untuk memberi peringkatan.

Sebaliknya, di saat mesin kembali aktif jarum di tachometer akan bergerak ke zona hijau. Pabrikan asal Amerika Serikat itu mengatakan, telah mematenkan teknologi tersebut.

ARIF ARIANTO

#Info Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi