Suzuki Tarik Puluhan Ribu Grand Vitara dan SX4  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 7 Februari 2011 21:31 WIB
Grand Vitara. foto: Suzuki

TEMPO Interaktif, Washington - Suzuki Motor di Amerika menarik dua mobil produknya, yaitu Sport Utility Vehicle (SUV) Grand Vitara dan crossover Suzuki SX4. Alasan penarikan, karena peranti pengatur ketegangan pulley bermasalah dan berpotensi menyebabkan kerusakan komponen lain dan bahkan kecelakaan.

Kabar yang dilansir autoevolution.com, Senin (7/2), menyebutkan Grand Vitara yang ditarik merupakan model yang diproduksi 2009-2010 bermesin empat silinder serta model 2011 yang diproduksi 17 Oktober 2010.

"Adapun SX4 yang ditarik adalah model 2010 serta model 2011 yang diproduksi 14 Oktober 2010," tulis laman itu.

Kendati tak disebutkan ada atau tidak laporan yang menyebutkan telah terjadi kecelakaan dan korban, namun pulley tersebut memiliki keterkaitan dengan komponen penting di mobil.

"Peranti pengatur tingkat ketegangan pulley itu juga mengatur sabuk untuk alternator, kompresor AC, pompa power steering serta water pump. Peranti ini juga dilengkapi dengan per yang (rentan) patah bila (mengalami) tekanan tinggi," sebut laman itu mengutip sumber di Suzuki.

Tahun lalu, tepatnya Selasa (15/6/2010), Lembaga Nasional Keselamatan Jalan Raya (NHTSA) Amerika Serikat meminta Suzuki Motors di negara itu untuk menarik 46.549 unit Suzuki Grand Vitara buatan 2005-2006 dan Suzuki XL-7 buatan 2005-2006. Pasalnya, sistem hydraulic power assist steering pump kedua mobil itu bermasalah.

"Pulley plastik yang mengatur tegangan sabuk penggerak pompa steering dan kompresor AC cepat panas," kata NHTSA.

Masih di 2010, tepatnya Oktober , Suzuki juga harus menarik 280 ribu unit produk yang terdiri dari SX-4 dan hatchback Swift, MR Wagon dan Cervo di Negeri Abang Sam. Alasan penarikan kala itu karena baut kaca spion kendor sehingga peranti itu rawan lepas.

Menurut data NHTSA yang dilansir cars.com dan kickingtires.com, jumlah Grand Vitara dan SX4 yang ditarik kali ini mencapai 32.291 unit. Proses perbaikan dilakukan mulai 16 Februari mendatang. ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi