BMW Luncurkan Mobil Listrik i3 dan Hybrid i8 pada 2013
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 22 Februari 2011 11:19 WIB
Sketsa BMW Megacity (bmwblog.com)

TEMPO Interaktif, Munich - Setelah dikabarkan intensif menggodok rancang bangun dan teknologi mobil listrik dan hybrid plug in yang dinamai sub brand 'i', Bayerische Motoren Werke (BMW), Senin (21/1), waktu setempat resmi membeberkan soal mobil yang dimaksud.

Keduanya adalah BMW i3 yang menggunakan tenaga setrum murni, dan BMW i8 mobil hybrid plug in, yaitu mobil bertenaga gabungan mesin konvensional dan motor listrik.

Seperti dilansir automotivenews.com dan thegreencarwebsiteco.uk, Selasa (22/2), keduanya akan diproduksi di pabrik BMW yang terletak di Leipzig, Jerman bagian timur.

"Kedua mobil diharapkan telah tersedia di pasar pada 2013 mendatang," sebut siaran pers pabrikan itu.

Satu hal yang menarik dicermati, ternyata BMW menggandeng Audi AG - produsen mobil mewah Jerman lainnya - untuk menggarap sumber tenaga setrum bagi BMW i3 tersebut. Motor dan baterai listrik mobil ini sama persis dengan Audi E-tron, yaitu Audi R8 yang bertenaga setrum dan bakal muncul di pasar 2012.

Bagi BMW kehadiran dua model - listrik dan hybrid - itu merupakan penegasan kembali terhadap kepeloporannya sebagai pabrikan paling inovatif dalam menciptakan mobil mewah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

"BMW 'i' itu merupakan representasi tindakan baru dalam premium mobility," aku Ian Robertson, bos pemasaran dan penjualan BMW.

BMW i3 sebelumnya disebut dengan nama BMW Megacity. Mobil ini akan menjadi mobil kota (city car) pertama BMW yang menggunakan tenaga setrum. Adapun BMW i8 dikembangkan dengan dasar BMW Vision EfficientDynamics.

Mobil ini menggunakan teknologi hybrid. Meski bersumber tenaga dari mesin konvensional dan motor listrik, namun BMW mengklaimnya memiliki performa yang tinggi.

Hal menarik lainnya dari kedua mobil itu adalah konsep arsitektur konstruksinya yang unik. BMW menyebutnya dengan konsep DriveLife konsep, yaitu penggunaan sasis dari bahan alumunium dan bodi dari bahan serat karbon plastik daur ulang atau carbon fibre reinforce plastic (CFRP). "Hasilnya, selain berbobot ringan juga kuat," sebut siaran pers BMW.

BMW menggelontorkan dana tak kurang dari Euro 400 juta atau sekitar Rp 4,9 triliun guna menambah kapasitas, memperluas pabrik, serta menambah peralatan.ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi