Tahun Ini Audi Patok Target Penjualan 1,2 Juta Unit Lebih
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 8 Maret 2011 23:13 WIB
Audi Logo (Dok. Audi)
TEMPO Interaktif, Inglostadt - Produsen mobil mewah asal Jerman yang berada dibawah payung Volkswagen AG (VW), Audi AG, tahun ini mematok target penjualan diatas 1,2 juta unit. Angka tersebut meningkat 10 persen lebih dibanding tahun lalu.

"Prospek tahun 2011 ini sangat baik," tutur Rupert Stadler, Chief Executive Officer Audi, Selasa (8/3) seperti dilansir automotivenews.com.

Pabrikan itu akan memperbesar jumlah produksi dan penetrasi di Cina. Terlebih, sejak 2009 lalu, VW sebagai perusahaan induk pada 2009 lalu telah membangun pabrik baru di Changchun dengan kapasitas produksi 300 ribu unit per tahun.

Sepanjang 2010 lalu penjualan Audi di Negeri Tirai Bambu itu mencapai 227.900 unit atau meningkat 43 persen. "Kami ingin mengulang momentum itu di 2011 ini," kata Stadler.

Beberapa model andalan Audi di 2011 ini adalah Audi Sportback RS3, Sport Utility Vehicle (SUV) Audi Q5 hybrid serta SUV kompak Audi Q3.

Audi juga mengaku bertekad untuk menggusur BMW dari posisi teratas produsen terbesar mobil mewah pada 2015 mendatang. Kini, pabrikan tersebut berancang-ancang memperbesar jumlah portofolio produk sekaligus menggenjot produksi.

"Audi berencana untuk terus mengembangkan portofolio model dalam tahun-tahun mendatang," sebut pernyataan perusahaan itu.

Rupert Stadler mengatakan, selain akan terus merangsek pasar Cina dan Amerika Serikat pihaknya juga akan meningkatkan penetrasi di India, Brasil, dan Rusia. "Potensinya cukup besar," kata dia.

Guna mewujudkan langkah itu, kini pabrikan itu telah menyiapkan 36 portofolio model. Bahkan, Audi siap menggelontorkan dana sebesar 11,6 miliar euro atau sekitar Rp 142,73 triliun dalam lima tahun, terhitung 2011 ini di luar Cina.

Dana tersebut akan digunakan untuk pendirian pabrik baru, penambahan jumlah produk, dan pengembangan teknologi. "Dari total investasi itu 5 miliar euro (atau sekitar Rp 61,52 triliun) lebih digunakan untuk dua pabrik di Jerman," terang pernyataan pers Audi.

ARIF ARIANTO

#Industri Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi