Ini Cara Hemat Bahan Bakar ala Pemerintah Spanyol
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 10 Maret 2011 11:52 WIB
AP/Daniel Ochoa de Olza
TEMPO Interaktif, Madrid - Terus membubungnya harga minyak dunia saat ini telah membuat para pejabat Spanyol pusing tujuh keliling. Maklum, semua jenis bahan bakar minyak di negeri itu diimpor dari luar negeri, khususnya dari negara-negara Timur Tengah termasuk Libya yang kini tengah bergolak. Pemerintah pun menyarankan rakyatnya berhemat.

Seperti dilansir Associated Press dan dikutip takepart.com, Kamis (10/3), pemerintah Spanyol tak cuma menyarankan berhemat tetapi juga membuat peraturan baru tentang batas kecepatan mobil. “Pemerintah negeri itu memangkas batas kecepatan mobil yang melaju di jalanan,” tulis kantor berita tersebut.

Bila sebelumnya batas kecepatan maksimal yang diizinkan mencapai 120 kilometer per jam (kpj), kini hanya 110 kpj. Pemerintah berdalih, dengan penurunan kecepatan tersebut akan menghemat biaya konsumsi bahan bakar hingga 15 persen. “Kebijakan itu hanya bersifat sementara dan berlaku hingga Juni mendatang,” aku seorang pejabat.

Deputi Perdana Menteri Alfredo Perez Rubalcaba mengatakan kebijakan tersebut mulai berlaku 7 Maret lalu. “Cara seperti itu memang membuat perjalanan kita lebih lambat, namun akan menghemat konsumsi bahan bakar dan pengeluaran,” kata dia.

Selain membatasi kecepatan mobil di jalanan, pemerintah Negeri Matador itu juga mengimbau rakyatnya untuk menumpang kereta api. Agar masyarakat tertarik, pemerintah menurunkan harga tiket sarana angkutan massal itu hingga 5 persen.

Lantas bagaimana pendapat rakyat? “Saya tidak sepakat dengan kebijakan itu. Tidak akan efektif, ada cara lain yang lebih efektif. Sebab, siapa yang bisa menjamin orang tetap berada di kecepatan 100 kilometer per jam,” aku Fernando Alonso, juara balap F1 dua kali yang juga warga negara Spanyol itu.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi