Toyota Tunda Penjualan Prius Minivan dan Wagon  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 23 Maret 2011 11:25 WIB
Sejumlah wartawan memperhatikan prototipe Toyota Prius Wagon hybrid di Tokyo (7/3). AP/Koji Sasahara
TEMPO Interaktif, Tokyo - Toyota Motor Corporation (Toyota), Rabu (23/3) menyatakan menunda pemasaran model Toyota Prius versi minivan dan wagon. Sedianya kedua varian akan dipasarkan mulai akhir April mendatang.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (23/3), jurubicara pabrikan itu mengatakan penundaan itu dikarenakan kiriman komponen dan suku cadang dari perusahaan pemasok juga seret.  Sebagian besar perusahaan pembuat suku cadang menghentikan operasinya akibat gempa dan tsunami yang memorakporandakan wilayah timur laut Jepang, 11 Maret lalu.
“Bahkan produsen mobil terbesar (Toyota) itu telah menghentikan operasional 12 pabrik perakitan domestik ( yang ada di Jepang),” tulis Reuters.
 
Bahkan, pada hari ini Toyota juga menyatakan memperpanjang penutupan sementara pabrik hingga Sabtu (26/3). Pabrikan ini mengaku, hingga waktu tersebut pihaknya kehilangan potensi produksi 140 ribu unit mobil.
Sebelumnya, Selasa (8/3), mengumumkan spesifikasi varian wagon Toyota Prius berbodi lebih besar. Rencananya, wagon yang disebut memiliki kabin nan jembar itu bakal diluncurkan akhir bulan depan. “Wagon tersebut diproduksi dalam dua varian, yaitu lima dan tujuh penumpang,” sebut pernyataan Toyota seperti dilansir Nikkei.com, Rabu (9/3).
Keduanya memiliki kesamaan desain. Mereka juga memiliki kesamaan konsep desain dengan Prius sebelumnya. Namun, memiliki lebih panjang 16 centimeter (cm) sehingga total panjangnya mencapai 4,6 meter (m). Begitu pun dengan lebar yang mencapai 1,8 m atau lebih lebar 3 cm, dan lebih tinggi 9 cm sehingga tinggi wagon tersebut mencapai 1,6 m.
“Karena hanya memiliki dua baris deretan kursi, varian lima penumpang mempunyai ruang untuk selonjoran (kaki) yang lapang. Bahkan ruang kargo (bagasi) cukup untuk memuat empat tas golf,” terang pernyataan Toyota.
Kedua varian itu akan mengusung mesin bensin konvensional 1.800 cc dan sebuah motor listrik. Menariknya, baterai motor tersebut kini menggunakan bahan dari ion lithium.
Toyota belum memberikan rincian ihwal target penjualan, fitur pendukung, serta wilayah atau negara mana yang bakal disasar pada tahap awal. Sumber di pabrikan itu mengatakan, kemungkinan besar wagon Prius itu dibanderol 2 - 3 juta yen atau sekitar Rp 222 - 333 juta.
ARIF ARIANTO
#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi