Toyota Masih Hadapi Kendala Kelangkaan Komponen  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 18 April 2011 16:27 WIB
allvoices.com
TEMPO Interaktif, Tokyo - Toyota Motor Corporation (Toyota) mulai hari ini, 18 April, membuka kembali 17 pabriknya di Jepang setelah beberapa pekan ditutup menyusul gempa dan tsunami 11 Maret lalu. Namun, semua pabrik itu hanya berproduksi setengah dari kapasitas produksi terpasang.

“Kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan komponen dan suku cadang telah membatasi produksi,” bunyi pernyataan Toyota seperti dilansir Nikkei.com, Senin (18/4).

Bahkan, Toyota menyebut berkurangnya jumlah produksi juga akan terus terjadi di beberapa pabriknya di luar negeri. Pabrik itu terutama di Amerika Serikat dan Eropa.

Semua pabrik di Jepang itu akan terus beroperasi hingga 3 Juni mendatang. Hanya 28 April–9 Mei mendatang Toyota akan menghentikan sementara produksi karena berbarengan dengan perayaan Golden Week.

Setelah 3 Juni, Toyota akan mengevaluasi kembali apakah operasi pabrikan akan dilanjutkan atau sebaliknya. “Operasional secara penuh tergantung kondisi pasokan (komponen dan suku cadang),” jelas Toyota.

Juru bicara Toyota, Shiori Hashimoto, seperti dilansir Reuters mengatakan, pihaknya saat ini menghadapi kesulitan untuk mendapatkan 150 jenis komponen. Sebelumnya, Toyota menyatakan masih kekurangan 500 jenis komponen, tetapi 350 jenis saat ini telah didapatkan.

Hashimoto menambahkan, dengan hanya berproduksi dengan kapasitas setengah dari total kapasitas terpasang hingga 3 Juni nanti, Toyota akan kehilangan potensi produksi 120 ribu unit mobil.

Padahal sebelumnya, sejak pabrik ditutup--sehari setelah bencana melanda--hingga 8 April pabrikan ini telah kehilangan 260 ribu unit kendaraan.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi